PDB AS terkontraksi untuk kali pertama sejak 2011



WASHINGTON. Perekonomian AS mengalami kontraksi pertama sejak 2011 pada kuartal I 2014. Berdasarkan data yang dirilis Departemen Perdagangan AS, tingkat Produk Domestik Bruto AS turun 1%, lebih buruk dari prediksi sejumlah analis yang disurvei Bloomberg. Namun, kabar baiknya, mayoritas faktor penurunan tersebut disebabkan oleh sedikitnya pertumbuhan cadangan produksi di mana para ekonom menilai kondisi ini tidak akan bertahan lama. Sebagai hasilnta, sejumlah analis menaikkan prediksi pertumbuhan PDB kuartal II. Morgan Stanley, misalnya, memprediksi kenaikan PDB sebesar 4,2%. Catatan saja, stok cadangan produk mencatatkan pertumbuhan yang rendah, hanya separuh dari pertumbuhan cadangan pada kuartal IV 2013. "Penurunan cadangan hanya berpengaruh sedikit terhadap ekonomi. Demikian pula halnya dengan kontraksi pada investasi bisnis. Namun, kondisi ini akan kembali tumbuh pada kuartal dua. Selain itu, pasar tenaga kerja AS berada dalam kondisi yang baik dan bergerak ke arah yang benar," papar Guy Bbergerm ekonom AS di RBS Securities Inc di Connecticut.


Editor: Barratut Taqiyyah Rafie