Mengejutkan! PDB Inggris Diramal Kontraksi, Jadinya Malah Tumbuh 0,3%



KONTAN.CO.ID - LONDON. Di luar dugaan, Inggris masih sukses mencatatkan pertumbuhan ekonomi di Maret. Menurut data Office for National Statistics (ONS) Inggris, produk domestik bruto negara ini meningkat 0,3% secara bulanan di Maret.

Reuters melaporkan, Kamis (14/5/2026), realisasi tersebut jauh lebih baik ketimbang konsensus proyeksi analis, yang memprediksi ekonomi Inggris justru kontraksi sebesar 0,2% di periode tersebut.

Data tersebut menunjukkan ekonomi Inggris berada dalam kondisi yang lebih baik dibandingkan kekhawatiran banyak orang, seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.


Baca Juga: Donald Trump Disambut Meriah di Beijing, Hubungan Dagang AS-China Dipertaruhkan

Sektor jasa, output konstruksi, dan manufaktur Inggris semuanya tumbuh dengan kuat. "Banyak yang tidak yakin bahwa momentum ini dapat dipertahankan sepanjang tahun ini," kata Scott Gardner, ahli strategi investasi J.P. Morgan Personal Investing, Kamis (14/5/2026), dikutip Reuters.

Maklum saja, menurut Gardner, Inggris juga menghadapi risiko lonjakan harga energi akibat konflik Iran yang masih berlanjut. Perang ini diprediksi akan menyebabkan peningkatan inflasi.

Survei bisnis baru-baru ini menunjukkan peningkatan pesat dalam tekanan biaya, yang kemungkinan akan membebani aktivitas perusahaan di Inggris.

Baca Juga: Trump Puji Xi Jinping di Beijing, Bahas Gencatan Perang Dagang, Iran, dan Taiwan

Untuk kuartal pertama secara keseluruhan, ekonomi tumbuh sebesar 0,6%. Ini menandai tahun ketiga berturut-turut pertumbuhan yang sangat kuat di kuartal pertama.

Menteri Keuangan Rachel Reeves mengatakan data tersebut menunjukkan bahwa ia memiliki rencana ekonomi yang tepat.