Pebisnis hotel kena dampak proyek Tol Trans Jawa, ini kata PUPR



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dampak lesunya ekonomi di kawasan sekitar pembangunan Tol Trans Jawa dikeluhkan oleh para pengusaha bisnis hotel. Banyak pemesanan hotel transit perjalanan luar kota yang dibatalkan lantaran mulai beroperasinya sebagian ruas tol Trans Jawa.

Namun demikian, Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Endra Atmawidjaja menjelaskan bahwa dampak lesunya ekonomi hanya bersifat sementara.

"Jadi kalau ada fakta bahwa ekonomi lesu kemudian hotel enggak berkembang saya kira itu masih terlalu dini untuk kita menyimpulkan seperti itu. Kita harus lihat jangka panjangnya," kata Endra saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (26/6).


Endra menjelaskan bahwa masalah ekonomi lesu ini jangan terlalu cepat menyimpulkan. Hal ini umumnya hanya terjadi saat konstruksi pembuatan tol.

"Ya jadi jangan dulu kita mengambil kesimpulan bahwa tol itu mematikan usaha kecil. Bahwa tol menimbulkan kelesuan ekonomi. Bahwa tol tidak memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi. Saya kira statement itu jangka pendek mungkin iya pada saat konstruksi," ujarnya.

Endra kemudian menjelaskan bahwa pembangunan ruas tol tidak serta merta menumbuhkan potensi ekonomi di kawasan tersebut. Butuh waktu yang tidak sebentar untuk mencapai potensi ekonomi yang maksimal.

"Tapi kan tidak immediate hari ini jadi tol nya kemudian langsung tumbuh kawasannya. Itu kan ada prosesnya mulai dari perizinan, pembangunan, kemudian star up bisnisnya sampai berkembang. Kita lihat faktanya seperti itu. Ke arah wilayah timur juga begitu." tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto