KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menilai penerapan flexible working arrangement (FWA) akan mendukung kelancaran angkutan Lebaran. Ia menyebut, kebijakan tersebut berpotensi memecah kepadatan pergerakan masyarakat agar tidak terkonsentrasi dalam satu waktu saja. “Kebijakan ini memberi ruang bagi pengaturan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. Dengan berkurangnya kepadatan pada periode tertentu, beban petugas di lapangan juga dapat lebih terkendali sehingga pengaturan lalu lintas dapat dilakukan secara lebih optimal,” ujarnya melalui keterangan resmi, Minggu (15/2/2026). Pemerintah telah sepakat menerapkan FWA untuk Aparatur Sipil Negara dan pekerja swasta pada 16, 17, 25, 26, serta 27 Maret 2026. Atas kebijakan tersebut, Survei Angkutan Lebaran 2026 Kemenhub menyatakan, penerapan FWA cukup efektif menekan potensi pergerakan puncak arus mudik seperti H-5 dan H-3, sehingga distribusi pergerakan lebih merata ke H-6 sampai H-8.
Pecah Kepadatan Pemudik, Pemerintah Terapkan Kerja Fleksibel pada Tanggal Ini
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menilai penerapan flexible working arrangement (FWA) akan mendukung kelancaran angkutan Lebaran. Ia menyebut, kebijakan tersebut berpotensi memecah kepadatan pergerakan masyarakat agar tidak terkonsentrasi dalam satu waktu saja. “Kebijakan ini memberi ruang bagi pengaturan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat. Dengan berkurangnya kepadatan pada periode tertentu, beban petugas di lapangan juga dapat lebih terkendali sehingga pengaturan lalu lintas dapat dilakukan secara lebih optimal,” ujarnya melalui keterangan resmi, Minggu (15/2/2026). Pemerintah telah sepakat menerapkan FWA untuk Aparatur Sipil Negara dan pekerja swasta pada 16, 17, 25, 26, serta 27 Maret 2026. Atas kebijakan tersebut, Survei Angkutan Lebaran 2026 Kemenhub menyatakan, penerapan FWA cukup efektif menekan potensi pergerakan puncak arus mudik seperti H-5 dan H-3, sehingga distribusi pergerakan lebih merata ke H-6 sampai H-8.