KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI) menyebut harga daging yang naik sejak akhir tahun lalu, meningkat bertahap hingga saat ini imbas konflik Timur Tengah. Ketua JAPPDI Asnawi mengatakan, pada September–Oktober 2025, harga sapi hidup di feedlot masih sekitar Rp 47.000/kg. Sedangkan harga karkas di rumah potong hewan (RPH) saat itu sekitar Rp 94.000–95.000/kg. “Namun, mulai Desember 2025 hingga Februari–Maret 2026, terjadi kenaikan bertahap. Harga sapi hidup yang tadinya Rp 47.000 naik menjadi Rp 53.000, lalu ke Rp 55.000–56.000/kg. Jadi kenaikannya sekitar 20% sejak akhir 2025,” ungkapnya kepada Kontan, Jumat (10/4/2026).
Pedagang Sebut Kenaikan Harga Daging Sapi Bakal Berlanjut Imbas Konflik Timur Tengah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI) menyebut harga daging yang naik sejak akhir tahun lalu, meningkat bertahap hingga saat ini imbas konflik Timur Tengah. Ketua JAPPDI Asnawi mengatakan, pada September–Oktober 2025, harga sapi hidup di feedlot masih sekitar Rp 47.000/kg. Sedangkan harga karkas di rumah potong hewan (RPH) saat itu sekitar Rp 94.000–95.000/kg. “Namun, mulai Desember 2025 hingga Februari–Maret 2026, terjadi kenaikan bertahap. Harga sapi hidup yang tadinya Rp 47.000 naik menjadi Rp 53.000, lalu ke Rp 55.000–56.000/kg. Jadi kenaikannya sekitar 20% sejak akhir 2025,” ungkapnya kepada Kontan, Jumat (10/4/2026).
TAG: