Aneka buah-buahan segar seperti kedondong, jambu, nanas dicocol dengan sambal rujak sudah menjadi favorit banyak orang. Itu sebabnya, permintaannya selalu saja ada. Potensi ini lantas ditangkap oleh Fina Rosa dengan menjalankan usaha oleh-oleh rujak khas Medan yang disebut rujak teng teng. Fina memulai usaha ini sejak 2012 di Batu, Malang. Rujak Teng Teng ini dikemas di dalam kemasan yang menarik, sehingga mudah dibawa sebagai oleh-oleh. Agar penjualannya meluas, ia menawarkan kemitraan menjadi distributor dan juga agen penjual sejak Januari 2015. Saat ini sudah ada dua mitra yang bergabung dari Kalimantan, Gresik. Sementara satu lagi calon mitra berasal dari Yogyakarta sedang proses. Untuk menjadi distributor, Fina mengenakan biaya investasi Rp 5 juta sampai Rp 6 juta. Sementara investasi untuk menjadi agen penjual atau reseller sebesar Rp 500.000.
Pedas tawaran kemitraan Rujak Teng Teng
Aneka buah-buahan segar seperti kedondong, jambu, nanas dicocol dengan sambal rujak sudah menjadi favorit banyak orang. Itu sebabnya, permintaannya selalu saja ada. Potensi ini lantas ditangkap oleh Fina Rosa dengan menjalankan usaha oleh-oleh rujak khas Medan yang disebut rujak teng teng. Fina memulai usaha ini sejak 2012 di Batu, Malang. Rujak Teng Teng ini dikemas di dalam kemasan yang menarik, sehingga mudah dibawa sebagai oleh-oleh. Agar penjualannya meluas, ia menawarkan kemitraan menjadi distributor dan juga agen penjual sejak Januari 2015. Saat ini sudah ada dua mitra yang bergabung dari Kalimantan, Gresik. Sementara satu lagi calon mitra berasal dari Yogyakarta sedang proses. Untuk menjadi distributor, Fina mengenakan biaya investasi Rp 5 juta sampai Rp 6 juta. Sementara investasi untuk menjadi agen penjual atau reseller sebesar Rp 500.000.