Pefindo Beri Peringkat idA untuk Prime Agri Resources (SGRO), Prospek Stabil



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat idA untuk PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO). 

“Pefindo menegaskan peringkat idA dengan prospek stabil untuk PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO),” ujar Fahrinaldi Akbar & Kresna Wiryawan, Analis Pefindo dalam keterangan resmi, Jumat (10/4/2026). 

Pefindo juga menegaskan peringkat idA untuk Obligasi Berkelanjutan I dan Obligasi Berkelanjutan II serta peringkat idA(sy) untuk Sukuk Ijarah Berkelanjutan I dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II yang diterbitkan perusahaan. 


Baca Juga: Saham-Saham Produsen Emas Bangkit, Simak Prospeknya Menurut Analis

Peringkat mencerminkan profil perkebunan kelapa sawit yang baik, profil keuangan yang kuat, dan permintaan domestik yang stabil untuk minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO). Peringkat tersebut dibatasi oleh integrasi bisnis perkebunan yang terbatas. Serta paparan terhadap fluktuasi harga komoditas global dan cuaca yang tidak menguntungkan. 

Peringkat dapat dinaikkan jika SGRO mampu meningkatkan pertumbuhan produktivitas yang berkelanjutan. Atau memperluas area perkebunannya dan meningkatkan integrasi bisnis dan diversifikasi produknya dengan mempertahankan profil keuangan yang kuat. 

“Peringkat dapat diturunkan jika perusahaan menambah utang yang jauh lebih besar daripada yang diproyeksikan atau jika harga CPO turun secara signifikan yang dapat melemahkan profil keuangan perusahaan secara keseluruhan,” jelas Pefindo dalam laporannya.  

Seperti diketahui, PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO) membukukan penurunan laba bersih kala pendapatan meningkat sepanjang 2025. Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan tercatat Rp 6,44 triliun di 2025. Ini naik 16,42% dari Rp 5,53 triliun di tahun 2024. Adapun, laba bersih menjadi Rp 504,77 miliar di 2025. Ini turun 44,26% dari Rp 905,59 miliar pada tahun 2024.

Baca Juga: Gangguan Timur Tengah Pangkas Pasokan Minyak, Saham Energi Masih Prospektif

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News