KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat idAA dengan prospek stabil untuk PT Kereta Api Logistik (KA Logistik). Peringkat tersebut mencerminkan kuatnya dukungan dari perusahaan induk, PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI), serta posisi KA Logistik yang dinilai kokoh di bisnis logistik berbasis kereta api.
Baca Juga: Harga LNG Terdampak Eskalasi Geopolitik, Begini Efeknya ke Gas Industri Domestik "Pefindo menetapkan peringkat PT Kereta Api Logistik (KA Logistik) di idAA dengan prospek stabil," tulis analis Pefindo, Naufal Buntoro dan William Siregar, dalam keterangan resmi yang dikutip Senin (29/6/2026). Pefindo menjelaskan, peringkat tersebut didukung oleh ekspektasi kuat atas dukungan dari KAI yang memiliki peringkat idAAA dengan prospek stabil. Selain itu, posisi pasar KA Logistik yang kuat di segmen logistik berbasis rel dan profil keuangan yang solid turut menjadi faktor penopang. Meski demikian, Pefindo menilai terdapat sejumlah faktor yang masih membatasi peringkat KA Logistik. Di antaranya adalah ketatnya persaingan di industri logistik, fleksibilitas harga yang terbatas, serta risiko yang melekat pada pelaksanaan berbagai proyek.
Baca Juga: Amankan Pasokan Hulu dan Harga LNG untuk Industri, Pemerintah Evaluasi Aturan HGBT Ke depan, Pefindo membuka peluang kenaikan peringkat apabila KA Logistik mampu merealisasikan strategi bisnisnya secara konsisten. Hal itu diharapkan tercermin dari penguatan posisi pasar yang mampu mendorong pertumbuhan pendapatan dan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) di atas proyeksi secara berkelanjutan. Sebaliknya, peringkat dapat mengalami penurunan apabila perusahaan menerapkan kebijakan keuangan yang lebih agresif, yang ditandai dengan peningkatan utang secara signifikan tanpa diimbangi prospek pertumbuhan EBITDA yang lebih kuat.
Selain itu, Pefindo juga mengingatkan bahwa perubahan yang mengurangi tingkat kepentingan strategis KA Logistik bagi perusahaan induknya berpotensi memberikan tekanan terhadap peringkat perusahaan.
Baca Juga: Primaya Hospital Kelapa Gading Beri Harapan Baru bagi Pasien Kebocoran Katup Jantung "Peringkat tersebut juga dapat berada di bawah tekanan jika terjadi perubahan yang merugikan dalam tingkat kepentingan perusahaan terhadap perusahaan induk," tulis Pefindo. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News