Pefindo Beri Peringkat idAA untuk Rencana Penerbitan Obligasi Berkelanjutan DSSA



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberi peringkat idAA untuk rencana penerbitan obligasi berkelanjutan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).

Obligasi tersebut rencananya akan digunakan untuk modal kerja. 

“Pefindo menetapkan peringkat idAA terhadap rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan II PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dan peringkat idAA(sy) terhadap rencana penerbitan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II DSSA masing-masing senilai maksimum Rp 6,3 triliun dan Rp 2,7 triliun,” ujar Martin Pandiangan & Fahrinaldi Akbar, Analis Pefindo dalam keterangan resmi, Senin (6/7/2026). 


Pefindo mengatakan bahwa dana yang diperoleh akan digunakan untuk pembiayaan kembali dan modal kerja. Pefindo juga menegaskan peringkat idAA terhadap DSSA dan Obligasi Berkelanjutan I.

Baca Juga: Dian Swastatika Sentosa (DSSA) Akuisisi Saham Bali Media Telekomunikasi Rp 4 Triliun

Serta peringkat idAA(sy) terhadap Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I yang diterbitkan. Prospek atas peringkat perusahaan adalah stabil.

Peringkat perusahaan mencerminkan profil kredit yang sangat kuat dari investasi utama DSSA. Yakni PT Golden Energy Mines Tbk atau GEMS, portofolio investasi yang terdiversifikasi, dan profil keuangan yang sangat kuat.

Peringkat perusahaan dibatasi oleh paparan terhadap risiko eksekusi proyek dan paparan terhadap risiko transisi energi dan fluktuasi harga komoditas. 

“Peringkat dapat dinaikkan jika DSSA memperkuat aliran arus kas masuk dari portofolio investasi di bisnis non batubara dan mempertahankan struktur permodalan yang konservatif,” tulis Pefindo dalam laporannya. 

Pefindo bilang bahwa peringkat dapat diturunkan jika terdapat pelemahan kinerja GEMS yang signifikan.

Baca Juga: Dian Swastatika Sentosa (DSSA) Bakal Gelar RUPST Bulan Depan, Ini Agenda Pentingnya

Atau beban utang yang lebih tinggi dibandingkan proyeksi tanpa diimbangi penguatan profil bisnis, yang dapat melemahkan profil keuangan secara berkelanjutan.

Penurunan harga komoditas batubara yang signifikan dan berkepanjangan juga dapat memberikan tekanan terhadap peringkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News