Pefindo Kerek Peringkat WSKT Jadi idB dari idSD, Tapi Masih CreditWatch Negative



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menaikkan peringkat korporasi PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dari idSD menjadi idB. Namun, kenaikan peringkat tersebut belum sepenuhnya mencerminkan pemulihan kondisi keuangan Waskita Karya.

Pasalnya, Pefindo masih menempatkan peringkat WSKT dalam status CreditWatch dengan implikasi negatif (CW Negative). Status tersebut berlaku untuk periode 9 September 2026 hingga 1 Oktober 2026.

Pefindo dalam riset 10 September 2026 juga menaikkan peringkat sejumlah surat utang WSKT. Obligasi Berkelanjutan III Tahap II, Tahap III, Tahap IV, serta Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I masing-masing naik menjadi idB dari sebelumnya idD.


Baca Juga: Nagita Slavina Laporkan Tender Offer VISI, Tak Ada Investor Publik yang Jual Saham

Kenaikan peringkat ini terjadi setelah WSKT memperoleh persetujuan restrukturisasi dari para pemegang obligasi pada 4 September 2026.

Meski demikian, Pefindo masih melihat adanya risiko terhadap kemampuan WSKT dalam memenuhi kewajiban keuangan yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat.

Status CreditWatch Negative menjadi sinyal bahwa perbaikan peringkat WSKT belum berarti masalah keuangan perseroan telah selesai.

Analis Pefindo Resnanda Dahono dalam riset menyebut WSKT masih menghadapi kemungkinan tidak mampu melunasi kewajiban keuangan yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat. Risiko tersebut masih diperbesar oleh kinerja bisnis yang lemah.

Dengan kata lain, kenaikan rating lebih mencerminkan perkembangan positif dari sisi restrukturisasi utang, bukan pemulihan menyeluruh terhadap profil keuangan WSKT.

Pefindo menyebut posisi bisnis Waskita Karya di industri konstruksi masih tergolong kuat. Namun, potensi pertumbuhan tersebut masih dibatasi oleh profil keuangan yang sangat lemah dan sensitif terhadap perubahan.

Di sisi lain, instrumen WSKT yang mendapatkan jaminan penuh dan tanpa syarat dari Pemerintah Indonesia tetap memperoleh peringkat tertinggi.

Baca Juga: Bitcoin Koreksi Jelang FOMC, Analis Ungkap Level Penting hingga Akhir 2026

Pefindo menetapkan peringkat idAAA(gg) untuk Obligasi Berkelanjutan III dan Obligasi Berkelanjutan IV. Sementara Sukuk Mudharabah I memperoleh peringkat idAAA(sy)(gg). Ini artinya instrumen tersebut memperoleh jaminan penuh dan tanpa syarat dari Pemerintah Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News