Pefindo: Obligasi dan Sukuk PNM Rp 1,21 Triliun Jatuh Tempo Juli 2026



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengungkapkan surat utang PT Permodalan Nasional Madani (PNM) senilai Rp 1,21 triliun akan jatuh tempo pada Juli 2026. Perseroan berencana melunasi seluruh kewajiban tersebut menggunakan dana internal.

Analis Pefindo, Adrian Noer dan Hasnalia Hanifah, menjelaskan surat utang yang akan jatuh tempo terdiri dari Obligasi Berwawasan Sosial Orange Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 Seri A dengan peringkat idAAA senilai Rp 220 miliar, serta Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Orange Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 Seri A berperingkat idAAA(sy) senilai Rp 990 miliar.

Baca Juga: Bizhare Fasilitasi Pendanaan Hampir Rp 400 Miliar hingga Semester I-2026


Kedua instrumen tersebut dijadwalkan jatuh tempo pada 18 Juli 2026.

"Perusahaan berencana melunasi surat utang yang akan jatuh tempo tersebut menggunakan dana internal, dengan posisi kas dan setara kas per akhir April 2026 tercatat senilai Rp 3,3 triliun," ujar Adrian Noer dan Hasnalia Hanifah dalam keterangan resmi yang dikutip, Senin (29/6/2026).

Sebagai informasi, Obligasi Berwawasan Sosial Orange Berkelanjutan I PNM Tahap I Tahun 2025 dan Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Orange Berkelanjutan I PNM Tahap I Tahun 2025 mulai dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Juli 2025.

Obligasi Seri A diterbitkan dengan tingkat bunga 6,25% per tahun dan memiliki tenor 370 hari sejak tanggal emisi.

Sementara itu, Sukuk Mudharabah Seri A menawarkan indikasi tingkat nisbah yang setara dengan 6,25% per tahun dengan jangka waktu yang sama, yakni 370 hari sejak tanggal emisi.

Baca Juga: Atur Pembayaran Perusahaan Mudah dan Kapan Saja dengan QLola by BRI

Adapun PT Bank KB Bukopin Tbk bertindak sebagai wali amanat dalam penerbitan kedua instrumen surat utang tersebut.

Dengan posisi kas dan setara kas mencapai Rp 3,3 triliun per akhir April 2026, likuiditas PNM dinilai memadai untuk memenuhi kewajiban pembayaran obligasi dan sukuk yang akan jatuh tempo pada pertengahan Juli mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News