Pefindo Pertahankan Peringkat idAAA untuk PT SMI



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) kembali mempertahankan peringkat tertinggi idAAA dengan prospek stabil untuk PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI. Peringkat tersebut mencerminkan kemampuan perusahaan yang sangat kuat dalam memenuhi seluruh kewajiban keuangan jangka panjangnya.

Peringkat idAAA tersebut berlaku untuk Obligasi Berkelanjutan dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan yang telah diterbitkan dan masih beredar oleh PT SMI.

Tidak hanya itu, PEFINDO juga menetapkan peringkat idAAA untuk rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan V dengan nilai maksimal Rp20 triliun. Sementara itu, rencana penerbitan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan IV dengan nilai maksimal Rp8 triliun memperoleh peringkat idAAA(sy).


Berdasarkan Ikhtisar Peringkat yang diterbitkan PEFINDO pada 2 Juli 2026, peringkat tertinggi tersebut didukung oleh peluang yang sangat tinggi atas dukungan Pemerintah Indonesia sebagai pemegang saham PT SMI.

Baca Juga: Prudential Syariah Terus Perluas Akses Layanan Proteksi

Selain dukungan pemerintah, lembaga pemeringkat tersebut juga menilai posisi PT SMI di industri pembiayaan infrastruktur menjadi salah satu faktor utama yang menopang kualitas kredit perusahaan. PT SMI dinilai memiliki posisi pasar yang sangat kuat, didukung struktur permodalan yang solid serta indikator likuiditas dan permodalan yang sangat kuat.

Meski demikian, PEFINDO menilai terdapat sejumlah faktor yang masih membatasi profil peringkat PT SMI. Di antaranya adalah profil pendanaan perusahaan yang dinilai memadai serta tingginya ketergantungan terhadap kapasitas fiskal pemerintah dan perubahan regulasi di sektor publik.

PEFINDO juga mengingatkan bahwa peringkat tersebut berpotensi mengalami penurunan apabila dukungan pemerintah terhadap PT SMI melemah secara signifikan. Kondisi tersebut dapat terjadi apabila terdapat penurunan penyertaan modal negara maupun perubahan struktur kepemilikan saham perusahaan yang mengurangi tingkat dukungan dari pemerintah.

Baca Juga: Pertumbuhan Kredit Melambat, Begini Strategi KB Bank

Dari sisi fundamental keuangan, PT SMI menunjukkan kinerja yang tetap kuat sepanjang 2025. Hingga akhir tahun lalu, perusahaan membukukan total aset sebesar Rp121,33 triliun, penyaluran pembiayaan bruto mencapai Rp90,62 triliun, serta total ekuitas sebesar Rp46,41 triliun.

Di saat yang sama, PT SMI juga mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,90 triliun sepanjang tahun 2025, mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menjaga profitabilitas di tengah perannya sebagai lembaga pembiayaan pembangunan yang berfokus pada sektor infrastruktur.

Adapun periode pemeringkatan yang diberikan PEFINDO berlaku mulai 2 April 2026 hingga 1 April 2027. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News