Pefindo Tegaskan Peringkat idAAA untuk Summit Oto Finance



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idAAA dengan prospek stabil untuk PT Summit Oto Finance (SOF) setelah perseroan menjadi entitas yang bertahan atau surviving entity dalam merger dengan PT Oto Multiartha (OTO).

Peringkat tersebut dinyatakan berlaku efektif sejak 1 Oktober 2026.

Melansir dari publikasi Ikhtisar Peringkat, Selasa (6/10/26) Pefindo juga menegaskan peringkat idAAA untuk obligasi yang diterbitkan SOF serta Obligasi Berkelanjutan I Tahun 2023 yang sebelumnya diterbitkan oleh OTO.


Adapun merger kedua perusahaan tersebut menjadi salah satu pertimbangan Pefindo dalam menegaskan peringkat untuk SOF.

Baca Juga: OJK Masih Dalami 15 Pialang Asuransi dan Reasuransi yang Diduga Beroperasi Ilegal

Selain itu, dukungan yang sangat kuat dari Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) sebagai pemegang saham pengendali utama juga menjadi faktor penting dalam peringkat tersebut.

Selain dukungan induk, profil kredit standalone SOF juga mencerminkan posisi pasar yang kuat dan tingkat permodalan yang sangat baik. Namun, profil tersebut dibatasi oleh kualitas aset dan indikator profitabilitas yang dinilai moderat.

Di sisi lain, peringkat SOF dapat diturunkan jika dukungan dari SMBC menurun secara signifikan. Kondisi tersebut dapat tercermin dari berkurangnya kepemilikan saham dan pengendalian secara substansial.

Penurunan peringkat juga dapat terjadi jika tidak ada bukti dukungan luar biasa dari induk ketika SOF mengalami kesulitan finansial.

Sebagai informasi, SOF merupakan perusahaan pembiayaan yang berdiri sejak tahun 1990 dan menyediakan layanan pembiayaan pembelian kendaraan bermotor serta multiguna.

Baca Juga: Pandai Gadai Siap Berekspansi Usai Dapat Izin Usaha Skala Nasional

Setelah penggabungan dengan OTO, struktur kepemilikan SOF per 31 Desember 2025 terdiri atas PT Bank SMBC Indonesia Tbk sebesar 51%, PT Sumitomo Auto Finance Group sebesar 34%, dan PT Sinar Mas Multiartha Tbk sebesar 15%.

Dari sisi kinerja keuangan, total aset SOF tercatat Rp 30,05 triliun pada akhir 2025, meningkat dari Rp 15,06 triliun pada 2024. Sementara itu, total ekuitas mencapai Rp 6,95 triliun pada Desember 2025, naik dari Rp 4,15 triliun pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: