Pegadaian siap IPO tahun depan, masih menunggu izin Kementerian BUMN



KONTAN.CO.ID - YOGYAKARTA. PT Pegadaian (Persero) tengah bersiap-siap untuk melantai di bursa efek tahun depan. Untuk itu, perusahaan gadai milik negara ini mempekerjakan konsultan untuk menilai untung ruginya melakukan initial public offering (IPO).

Direktur Utama Pegadaian Kuswiyanto mengatakan, pihaknya masih menunggu izin tertulis dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Jika diizinkan, Pegadaian siap merealisasikannya karena ditopang kondisi ekonomi dan politik yang membaik pasca pemilihan presiden 2019.

“Dengan kondisi ini mungkin saatnya bisa IPO. Kami siap banget kalau diizinkan,” kata Kuswiyanto di Yogyakarta, Jumat (26/7).


Baca Juga: Luncurkan fintech lending, Pegadaian masih menunggu restu OJK

Menurut Kuswiyanto, dengan menjadi perusahaan terbuka, Pegadaian akan lebih transparan dan bisa ekspansi ke pasar global. Misalnya, memasarkan produk Pegadaian kepada para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang ada di luar negeri.

“Bagaimana kami meraih potensi dari para TKI di luar melalui produk yang cocok dengan mereka, seperti tabungan emas dan arrum haji. Dengan produk ini mereka bisa membayarkan haji orang tuanya,” jelas dia.

Baca Juga: Bisnis terancam, Pegadaian siapkan strategi penangkal

Selain memperluas pasar global, potensi IPO akan menopang tambahan pendanaan perseroan meskipun kondisi finansial Pegadaian sudah kuat. Harapannya, setelah berstatus sebagai perusahaan terbuka bisa bisa bermanfaat bagi internal Pegadaian serta ekonomi makro.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati