Pegadaian: Transaksi Emas Rp 8,5 Triliun Awal Januari 2026, Minat Masyarakat Melonjak



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pegadaian mencatatkan kinerja transaksi emas yang positif sejak awal Januari 2026 hingga Rabu (28/1/2026). Lonjakan minat masyarakat terhadap emas terlihat dari pertumbuhan signifikan pada produk Tabungan Emas maupun Cicil Emas.

Untuk pembelian emas fisik secara digital melalui Tabungan Emas oleh nasabah sudah mencapai lebih dari Rp 5 triliun atau tumbuh 53% month to date (MdT).

Sementara itu, pembelian emas fisik melalui skema Cicil Emas telah mencapai omzet lebih dari Rp 3,5 triliun dan tumbuh sebesar 41,7% MdT.


Kepala Divisi Bisnis Bullion Pegadaian, Kadek Eva Suputra, menyampaikan bahwa tingginya harga emas saat ini mendorong masyarakat untuk semakin tertarik menjadikan emas sebagai aset lindung nilai yang aman.

Baca Juga: Bank Muamalat Dorong Pembiayaan Emas Syariah via Aplikasi Muamalat DIN 

"Emas semakin dilirik untuk menjadi pilihan utama sebagai aset lindung yang aman untuk masa depan," ungkapnya kepada Kontan, Kamis (29/1/26).

Kadek juga memprediksi peningkatan transaksi emas akan terus tumbuh seiring naiknya harga emas.

Kinerja positif ini sejalan dengan capaian bisnis bullion Pegadaian sepanjang tahun 2025 yang juga menunjukkan tren menggembirakan. Total kelolaan emas Pegadaian tercatat mencapai 33,7 ton.

Angka tersebut mencakup berbagai layanan bullion, mulai dari Tabungan Emas, Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Trading Emas, hingga jasa titipan korporasi.

Dari sisi jumlah pengguna, Pegadaian telah melayani sekitar 5 juta nasabah di segmen emas.

Baca Juga: WOM Finance Nilai Prospek Pembiayaan Emas Terus Membaik Tahun Ini

Tingginya antusiasme masyarakat juga tercermin dari aktivitas transaksi melalui aplikasi digital Pegadaian, TRING. Lonjakan akses nasabah bahkan sempat membuat Pegadaian melakukan penutupan sementara layanan pembelian Tabungan Emas pada Kamis (29/1/26) untuk peningkatan kapasitas sistem.

“Penutupan transaksi hanya berlangsung sekitar 30 hingga 40 menit," katanya.

Meski demikian, layanan kini telah kembali normal dan nasabah sudah dapat melakukan transaksi, khususnya pembelian Tabungan Emas melalui aplikasi TRING.

Selanjutnya: Siapkan Dana Buyback Saham Rp 1,5 Triliun, BBNI Minta Restu Pemegang Saham

Menarik Dibaca: Hasil Thailand Masters 2026, 12 Wakil Indonesia Melaju ke Perempatfinal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: