Pejabat The Fed Menyatakan Bank Sentral Menerapkan Teknologi AI dengan Hati-Hati



KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Gubernur Federal Reserve, Christopher Waller, mengatakan bahwa bank sentral AS dengan hati-hati bergerak untuk mengadopsi teknologi kecerdasan buatan dalam pendekatan sistemik.

“Kita tidak bisa menggunakan AI secara sembarangan, dan sebagai bank sentral, kita menetapkan standar tinggi bagi diri kita sendiri ketika menggunakan teknologi ini," kata Waller pada konferensi yang diadakan oleh Federal Reserve Bank of Boston seperti dilansir Reuters, Selasa (24/2/2026).

Waller menambahkan, bagi Fed dan penggunaan AI, itu berarti batasan yang jelas tentang bagaimana dan di mana AI digunakan, kontrol keamanan informasi yang kuat, validasi model yang ketat, akuntabilitas manusia atas keputusan, dan evaluasi berkelanjutan seiring perkembangan teknologi, dengan inovasi dan manajemen risiko berdiri bersama sebagai prioritas yang saling melengkapi.


Baca Juga: Putin Peringatkan Konsekuensi Serangan Berunsur Nuklir terhadap Rusia

Waller tidak mengomentari prospek ekonomi dan kebijakan moneter dalam pidato yang telah disiapkannya.

Waller mengatakan bahwa meskipun The Fed merupakan organisasi yang sangat terdesentralisasi, mereka mengambil pendekatan yang lebih terpadu dalam mengimplementasikan teknologi AI.

“Kita bergerak sebagai satu sistem, dengan arah dan keselarasan bersama,” kata Waller. 

Baca Juga: Trump Incar Program AI Pentagon untuk Penetapan Harga Mineral Pada Blok Perdagangan

Dan dalam hal memutuskan untuk apa teknologi tersebut akan diterapkan, The Fed mulai dengan masalah yang harus dipecahkan dan kebutuhan bisnis, kemudian menerapkan kemampuan yang tepat dari rangkaian teknologi AI yang tersedia.

Selanjutnya: Putin Peringatkan Konsekuensi Serangan Berunsur Nuklir terhadap Rusia

Menarik Dibaca: 4 Tren Lantai Dapur 2026 yang Diprediksi Booming Dalam Waktu Dekat