JAKARTA. Otot rupiah lebih bertenaga pada pekan ini. Sentimen peluncuran paket kebijakan ekonomi menjadi amunisi melawan kuatnya dollar Amerika Serikat (AS). Kemarin (2/10), di pasar spot, mata uang Garuda terapresiasi 0,31% ke level Rp 14.646 per dollar AS. Selama sepekan, rupiah sudah menguat 0,32%. Namun, kurs tengah Bank Indonesia (BI) mencatat, rupiah masih tertekan 0,38% ke posisi Rp 14.709 per dollar AS. Adapun, sepekan terakhir, nilainya masih tergerus 0,13%. Research and Analyst Monex Investindo Futures Agus Chandra mengatakan, pelaku pasar merespons positif paket kebijakan ekonomi jilid II. Apalagi, kondisi China mulai stabil setelah pengucuran stimulus baru.
Pekan depan, rupiah rentan terkoreksi
JAKARTA. Otot rupiah lebih bertenaga pada pekan ini. Sentimen peluncuran paket kebijakan ekonomi menjadi amunisi melawan kuatnya dollar Amerika Serikat (AS). Kemarin (2/10), di pasar spot, mata uang Garuda terapresiasi 0,31% ke level Rp 14.646 per dollar AS. Selama sepekan, rupiah sudah menguat 0,32%. Namun, kurs tengah Bank Indonesia (BI) mencatat, rupiah masih tertekan 0,38% ke posisi Rp 14.709 per dollar AS. Adapun, sepekan terakhir, nilainya masih tergerus 0,13%. Research and Analyst Monex Investindo Futures Agus Chandra mengatakan, pelaku pasar merespons positif paket kebijakan ekonomi jilid II. Apalagi, kondisi China mulai stabil setelah pengucuran stimulus baru.