KONTAN.CO.ID - YANGON. Seorang supir yang bekerja pada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terbunuh di wilayah Myanmar yang tengah dilanda konflik. Supir ini terbunuh ketika mengumpulkan sampel pemantauan Covid-19. Supir bernama Pyae Sone Win Maung mengendarai kendaraan PBB yang terlihat jelas ketika terkena tembakan di Negara Bagian Rakhine. PBB mengatakan puluhan warga sipil telah terbunuh ketika pertempuran antara militer dan kelompok etnis bersenjata Arakan meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Kedua pihak telah saling menyalahkan atas kematian pengemudi WHO pada hari Senin lalu (20/4). Baik militer di Myanmar dan Tentara Arakan menyangkal terlibat insiden tersebut.
Mayjen Myanmar Tun Tun Nyi, seorang juru bicara militer, mengatakan pasukannya tidak punya alasan untuk menyerang kendaraan PBB. "Mereka bekerja untuk kita, untuk negara kita," katanya kepada kantor berita Reuters. Baca Juga: Bukan hasil rekayasa lab, WHO: Asal usul Covid-19 kemungkinan berasal dari kelelawar