JAKARTA. Komisi III DPR RI bakal memilih lima pimpinan baru Komisi Pemberantasan Korupsi, hari ini (17/12). Seluruh pimpinan KPK yang baru bakal menghadapi banyak pekerjaan rumah yang musti segera dirampungkan, mulai dari pembenahan internal. Faris Fachriyan, Peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi Universitas Gajah Mada mengaku, pekerjaan rumah utama pimpinan baru adalah konsolidasi internal. Pasalnya, saat ini kondisi internal lembaga antirasuah tersebut sedang tidak harmonis. "Kuatkan internal KPK agar nanti dapat menghimpun kekuatan untuk melawan DPR untuk revisi Undang-Undang KPK," jelasnya pada KONTAN, Kamis (17/12).
Pekerjaan rumah untuk pimpinan baru KPK
JAKARTA. Komisi III DPR RI bakal memilih lima pimpinan baru Komisi Pemberantasan Korupsi, hari ini (17/12). Seluruh pimpinan KPK yang baru bakal menghadapi banyak pekerjaan rumah yang musti segera dirampungkan, mulai dari pembenahan internal. Faris Fachriyan, Peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi Universitas Gajah Mada mengaku, pekerjaan rumah utama pimpinan baru adalah konsolidasi internal. Pasalnya, saat ini kondisi internal lembaga antirasuah tersebut sedang tidak harmonis. "Kuatkan internal KPK agar nanti dapat menghimpun kekuatan untuk melawan DPR untuk revisi Undang-Undang KPK," jelasnya pada KONTAN, Kamis (17/12).