KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan investasi sebesar Rp167,75 triliun atau turun 2,05% , sedangkan pembiayaan modal kerja naik 10,64% menjadi Rp55,22 triliun per April 2026. Presiden Direktur PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF), Ristiawan Suherman, menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelaku usaha saat ini lebih fokus menjaga kelangsungan operasional bisnis dibandingkan melakukan ekspansi usaha secara agresif. Menurutnya, kebutuhan pembiayaan modal kerja masih tumbuh kuat karena perusahaan membutuhkan likuiditas yang memadai untuk menopang aktivitas usaha sehari-hari.
Pelaku Usaha Cenderung Tahan Ekspansi, Kebutuhan Pembiayaan Modal Kerja Masih Tinggi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan investasi sebesar Rp167,75 triliun atau turun 2,05% , sedangkan pembiayaan modal kerja naik 10,64% menjadi Rp55,22 triliun per April 2026. Presiden Direktur PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF), Ristiawan Suherman, menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelaku usaha saat ini lebih fokus menjaga kelangsungan operasional bisnis dibandingkan melakukan ekspansi usaha secara agresif. Menurutnya, kebutuhan pembiayaan modal kerja masih tumbuh kuat karena perusahaan membutuhkan likuiditas yang memadai untuk menopang aktivitas usaha sehari-hari.