Pelemahan dollar AS meredakan penurunan harga minyak



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan harga minyak yang terjadi dalam tiga hari akhirnya mereda. Jumat (2/3) pukul 7.25 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman April 2018 di New York Mercantile Exchange akhirnya menguat ke US$ 61,22 per barel.

Harga minyak naik 0,39% setelah mengakumulasi penurunan 4,57% dalam tiga hari sebelumnya. 

Pagi ini, perdagangan minyak brent belum dibuka. Hingga kemarin, harga minyak acuan ini turun dalam tiga hari terakhir. Kemarin, harga minyak brent untuk pengiriman Mei 2018 di ICE Futures turun 1,39%. 


Dalam tiga hari, total penurunan mencapai 5,14%. Harga minyak brent sempat menembus US$ 70 per barel pada Januari dan mulai menurun sejak bulan lalu.

"Sejak adanya penjualan ekstrem di pasar saham beberapa pekan lalu, harga minyak tampaknya menyesuaikan dengan aktivitas pasar saham dan terus dipengaruhi oleh dollar," kata Matt Smith, director of commodity research ClipperData kepada Reuters.

Indeks dollar naik dalam level tertinggi selama enam pekan. Tapi, kemarin sore waktu New York, indeks mata uang AS menurun. Alhasil, harga minyak menguat tipis pada perdagangan hari ini.

Gene McGillian, manager of market research Tradition Energy  mengatakan, laporan stok Energy Information Administration pada hari Rabu memicu sedikit kekhawatiran bahwa upaya pemangkasan produksi OPEC akan kalah oleh kenaikan produksi minyak AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati