Pelemahan Rupiah Belum Berdampak Langsung ke Premi Asuransi Digital Bersama



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) menyebut pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) belum memberikan dampak langsung terhadap kinerja perusahaan.

Direktur Utama Asuransi Digital Bersama Adi Wibowo Adisaputro menjelaskan, hal ini sejalan dengan portofolio bisnis perusahaan yang mayoritas menggunakan mata uang rupiah.

“Sementara ini tidak ada dampak langsung karena premi kami menggunakan rupiah. Belanja modal (capex) yang menggunakan mata uang asing juga tidak signifikan,” kata Adi saat ditemui usai paparan publik YOII, Rabu (15/4/2026).


Baca Juga: Senin Hemat, Bank Woori Saudara Kasih Cashback Rp35.000 Untuk QRIS di McDonald’s

Meski demikian, Adi menilai pelemahan rupiah tetap berpotensi memberikan dampak tidak langsung melalui penurunan daya beli masyarakat, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi prioritas pengeluaran, termasuk dalam pembelian produk asuransi.

“Dampak yang lebih terasa justru dari sisi daya beli atau prioritas spending masyarakat. Lebih ke sana sih (dampaknya),” tambah Adi.

Sebagai informasi, emiten asuransi umum ini memperoleh pendapatan jasa asuransi sebesar Rp 730,70 miliar, atau tumbuh 122,91% secara tahunan (yoy) sepanjang 2025.

Perusahaan asuransi ini memiliki fokus produk yang berhubungan dengan gaya hidup (lifestyle) dengan mengadopsi penggunaan dan pemanfaatan teknologi informasi.

Baca Juga: Porsi Pembiayaan UMKM Baru 18,42% pada 2025, OJK Minta Peran Penjaminan

Di sisi lain, hasil jasa asuransi perusahaan juga melesat 289,87% yoy menjadi Rp 458,72 miliar. Adapun YOII menutup perolehan laba pada tahun 2025 naik 18,96% yoy menjadi Rp 20,14 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News