Pelemahan Rupiah Belum Pengaruhi Harga Jual MacBook di Indonesia



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah yang terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mulai dampak ke berbagai sektor industri, salah satunya harga jual laptop.

Meski begitu, harga jual MacBook di Indonesia saat ini cenderung stabil. CEO Erajaya Digital Joy Wahjudi mengatakan, harga MacBook belum mengalami kenaikan meski usai nilai tukar rupiah sempat cetak rekor terlemah dan berada di kisaran Rp 17.700 per dolar AS.

"Hingga saat ini permintaan terhadap produk laptop di Indonesia masih menunjukkan resiliensi yang cukup baik," ujar Joy Wahjudi kepada Kontan, Jumat (22/5/2026).


Joy menjelaskan, penjualan MacBook di Indonesia masih mengalami tren positif. Hal itu karena ada dorongan dari kebutuhan masyarakat yang terus berkembang terhadap perangkat digital untuk mendukung produktivitas dan aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: CKB Logistics Rilis Container Vessel Terbaru, Target Berlayar Perdana Akhir Juni 2026

Namun, dinamika  global, termasuk konflik geopolitik dan fluktuasi nilai tukar, memang memberikan tekanan terhadap industri secara umum, khususnya pada biaya pengadaan barang dan rantai pasok. 

"Erajaya terus melakukan pemantauan secara aktif terhadap perkembangan situasi dan melakukan penyesuaian secara hati-hati agar tetap dapat menjaga keseimbangan antara daya beli konsumen dan keberlanjutan bisnis," kata Joy.

Di sisi lain, Joy mengatakan bahwa tren penjualan MacBook selama periode kuartal I-2026 naik dibandingkan periode yang sama sebelumnya.

"Minat terhadap produk laptop, termasuk MacBook, juga tetap terjaga sebagai bagian dari pilihan konsumen dalam mendukung aktivitas sehari-hari," bebernya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News