KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai dinamika geopolitik dan pelemahan nilai tukar rupiah menjadi sejumlah faktor yang menekan industri asuransi kesehatan saat ini. Kepala Departemen Pengawasan Asuransi dan Jasa Penunjang OJK, Sumarjono menyebut bahwa sekitar 90% bahan baku obat di Indonesia masih berasal dari impor sehingga sektor kesehatan sangat rentan terhadap fluktuasi nilai tukar rupiah maupun gejolak ekonomi global. Selain itu, biaya kesehatan juga semakin mahal seiring perkembangan teknologi medis dan penggunaan alat-alat medis yang semakin canggih.
Pelemahan Rupiah hingga Geopolitik Tekan Industri Asuransi Kesehatan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai dinamika geopolitik dan pelemahan nilai tukar rupiah menjadi sejumlah faktor yang menekan industri asuransi kesehatan saat ini. Kepala Departemen Pengawasan Asuransi dan Jasa Penunjang OJK, Sumarjono menyebut bahwa sekitar 90% bahan baku obat di Indonesia masih berasal dari impor sehingga sektor kesehatan sangat rentan terhadap fluktuasi nilai tukar rupiah maupun gejolak ekonomi global. Selain itu, biaya kesehatan juga semakin mahal seiring perkembangan teknologi medis dan penggunaan alat-alat medis yang semakin canggih.
TAG: