KONTAN.CO.ID - MAKASSAR. Pelemahan rupiah tidak akan menguntungkan pelaku industri manufaktur di Indonesia karena sebagian besar bahan baku masih bergantung pada impor. Justru secara analogi, pelemahan rupiah ini bisa menekan industri manufaktur dan berpotensi meningkatkan biaya produksi karena terjadi import inflation, sehingga pada ujungnya akan menaikkan harga barang/produk dan memicu inflasi domestik. Menurut Kepala Ekonom PermataBank Josua Pardede, pandangan yang menyebut rupiah melemah dapat menjadi keuntungan bagi ekonomi nasional melalui peningkatan ekspor merupakan pernyataan yang keliru, khususnya jika melihat struktur industri manufaktur domestik saat ini.
Pelemahan Rupiah Justru Beratkan Industri Manufaktur, Biaya Produksi Ikut Melonjak
KONTAN.CO.ID - MAKASSAR. Pelemahan rupiah tidak akan menguntungkan pelaku industri manufaktur di Indonesia karena sebagian besar bahan baku masih bergantung pada impor. Justru secara analogi, pelemahan rupiah ini bisa menekan industri manufaktur dan berpotensi meningkatkan biaya produksi karena terjadi import inflation, sehingga pada ujungnya akan menaikkan harga barang/produk dan memicu inflasi domestik. Menurut Kepala Ekonom PermataBank Josua Pardede, pandangan yang menyebut rupiah melemah dapat menjadi keuntungan bagi ekonomi nasional melalui peningkatan ekspor merupakan pernyataan yang keliru, khususnya jika melihat struktur industri manufaktur domestik saat ini.
TAG: