KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo kembali menggelar program Mudik Gratis pada periode Lebaran 2026. Tahun ini, Pelindo menyediakan kuota bagi 7.570 peserta dengan dukungan 161 unit bus untuk perjalanan pulang pergi. Jumlah tersebut relatif sejalan dengan pelaksanaan program pada tahun sebelumnya yang juga melayani sekitar tujuh ribu pemudik. General Manager Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin menyampaikan bahwa Jakarta menjadi kota asal dengan alokasi kursi terbesar dalam program mudik gratis ini, dengan kuota mencapai 3.100 kursi. Sedangkan kota asal di luar Jawa yang terbesar yaitu Makassar yang mencapai 360 kursi.
Pelaksanaan program mudik ini dilakukan dari empat titik keberangkatan utama, yaitu Jakarta, Surabaya, Medan, dan Makassar. Pemilihan rute serta lokasi keberangkatan tersebut didasarkan pada tingkat minat dan kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Eagle High Plantations (BWPT) Alokasikan 5% dari Pendapatan 2025 untuk Capex 2026 Ali menjelaskan bahwa lokasi tersebut juga merupakan wilayah kerja utama perusahaan sehingga program dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. “Penetapan rute Program Mudik Gratis dengan skema perjalanan pulang-pergi menggunakan moda transportasi bus dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat minat serta kebutuhan masyarakat,” ungkap Ali, kepada KONTAN, pada Jumat (6/3).
Program Mudik Gratis Pelindo terbuka bagi masyarakat umum yang memiliki KTP Republik Indonesia dan berdomisili di sekitar lokasi keberangkatan. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi mudik Pelindo. Adapun, mekanisme pendaftaran menggunakan sistem
first come, first served atau siapa cepat dia dapat, sesuai dengan kuota yang tersedia. “Nomor Induk Kependudukan pendaftar juga tidak boleh terdaftar dalam program mudik gratis yang diselenggarakan oleh BUMN lain. Setiap NIK hanya diperkenankan mengikuti program mudik pada satu BUMN penyelenggara guna memastikan pemerataan kesempatan bagi masyarakat,” jelasnya. Program ini merupakan bagian dari kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Menurut Ali, tujuan utama program tersebut adalah untuk membantu masyarakat yang ingin merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman. Program ini juga merupakan bagian dari kegiatan Mudik Gratis Bersama yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN dengan tema “Mudik Aman Berbagi Harapan”. Program tersebut secara nasional ditargetkan melayani lebih dari 100.000 pemudik ke berbagai kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Garudafood (GOOD) Targetkan Penjualan Kuartal I Tumbuh 10%, Didorong Momentum Ramadan Dari sisi keselamatan perjalanan, Pelindo memastikan bahwa seluruh aspek operasional dipersiapkan secara ketat. Perusahaan menggandeng penyedia jasa transportasi bus yang kredibel serta memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan. Selain itu, para pengemudi juga diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan. “Sebelum keberangkatan, seluruh pengemudi menjalani pemeriksaan kesehatan, termasuk tes urine, guna memastikan tidak terdapat indikasi konsumsi alkohol maupun narkotika dan zat terlarang lainnya yang berpotensi membahayakan keselamatan pemudik,” tutup Ali. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News