JAKARTA. Google tergolong sukses membenamkan sistem operasi Android ke berbagai macam telepon seluler (ponsel). Tak ada yang menyangkal, kini Android menjadi sistem operasi paling digandrungi pengguna ponsel. Belum genap berusia tiga tahun,
platform berlogo robot hijau buatan Google ini mampu memacu para produsen ponsel bersaing melempar jutaan produk baru berbasis Android. Hasilnya luar biasa. Berdasarkan riset Nielsen, seperti di kutip comScore, Android sudah menguasai pangsa pasar sistem operasi di Amerika pada Januari 2011. Riset itu mengungkapkan, pasar Android naik dari 27% menjadi 29%, sementara iOS yang menjadi andalan Apple turun dari 28% menjadi 27%. Sedangkan pangsa pasar Research In Motion (RIM) tetap 27%.
Seiring demam Android, penyebaran
software penyusup atau dikenal dengan
malicious software (
malware) dan virus pada sistem operasi ponsel pintar kian merebak. Fransiskus Reza,
Product Specialist NetSolutions Infonet, mengatakan, pembuat
malware ikut mengambil untung dengan mendompleng ketenaran Android. “Kalau dilihat, setiap bulan pasti muncul
malware baru yang menyerang sistem operasi ini,” katanya. Gencarnya serangan virus kepada pengguna Android ini menjadi ladang bisnis baru bagi perusahaan penyedia
software keamanan atau antivirus. Produk antivirus bagi Android pun ikut menjamur di pasaran. Salah satu antivirus yang beredar adalah Droid Antivirus yang dirilis oleh perusahaan
software untuk keamanan yakni AVG. Produk ini dikembangkan oleh DroidSecurity, perusahaan yang telah diakuisisi AVG. AVG untuk Android ini dapat digunakan untuk semua Android, mulai versi 1.5 (Cupcake), Versi 1.6 (Donut), versi 2.1 (Eclair), versi 2.2 (Froyo/Frozen Yogurt), dan versi 2.3 (Gingerbread). Versi berbayar bisa dibeli secara
online lewat Android Market. Harga Droid Antivirus US$ 9,99. Banyak pilihan Droid Antivirus juga tersedia dalam versi gratis dan bisa didapatkan di situs resminya. Perbedaan antara Droid Antivirus yang berbayar dan gratis adalah dalam fitur memamerkan iklan dan tidak. Selain itu, di Droid Antivirus Pro juga terdapat fitur
scanning pesan pendek atau
short message services (SMS) berdasarkan pengirim. Pengguna ponsel pun terbebas dari SMS yang mengandung tautan berbahaya. “Pengguna Droid Antivirus Pro bisa terbebas dari iklan yang selalu ditampilkan Droid Antivirus gratis,” kata Reza. Salah satu kemampuan yang paling menonjol dari Droid Antivirus adalah teknologi Dalvik Virtual Machine yang memungkinkan solusi antivirus berbasis komputasi awan (
cloud computing). Ada juga
block spam dan SMS
spammer, scanning email. Bahkan kontrol jarak jauh dan pelacakan lokasi ponsel yang hilang atau dicuri dengan teknologi GPS yang terpasang di dalamnya. Pengembang asal Rusia Kaspersky Lab juga mempunyai produk antivirus untuk ponsel, yaitu Kaspersky Mobile Security 9. Program ini dirancang untuk melindungi
smartphone berbasis Android, Symbian, Windows Mobile, dan BlackBerry. Antivirus ini memiliki teknologi perlindungan keamanan, berupa kemampuan menyembunyikan kontak tertentu dan data kontak. Termasuk daftar panggilan masuk, daftar kontak, dan SMS. Pengguna juga bisa menyaring panggilan dan SMS yang tidak diinginkan dengan membuat daftar kontak yang diinginkan dan yang tidak diinginkan.
Bagaimana Android Anda? (
Harian KONTAN, 9 Maret 2011) Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News