Peluang Emas Kemenpora: Jabatan Deputi Industri Olahraga 2026 Menanti!



KONTAN.CO.ID -  Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya. Formasi yang dibuka adalah Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga untuk tahun anggaran 2026. 

Langkah ini diambil guna menjaring pemimpin yang memiliki perpaduan antara kecakapan administratif dan visi bisnis yang tajam.

Sektor industri olahraga di tanah air kini dipandang sebagai salah satu mesin pertumbuhan ekonomi baru yang sangat menjanjikan.


Baca Juga: Jangan Lewatkan! Lowongan Kerja United Tractors Pandu Engineering, Cek Syarat Ini

Pejabat yang nantinya terpilih akan mengemban mandat besar dalam mengoordinasikan serta mengimplementasikan berbagai kebijakan strategis untuk memperkuat rantai pasok industri olahraga secara nasional.

Melansir informasi dari laman resmi Kemenpora, proses rekrutmen ini dilakukan secara kompetitif dengan menerapkan sistem merit.

Hal tersebut bertujuan untuk menjamin lahirnya kebijakan yang profesional serta transparan, sekaligus mampu mendorong sektor olahraga berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian makro.

Kualifikasi dan Persyaratan Peserta

Seleksi ini menjadi kesempatan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki visi modern terhadap pengembangan bisnis dan ekonomi olahraga.

Panitia seleksi menetapkan standar tinggi untuk memastikan kandidat memahami dinamika pasar serta regulasi pemerintah secara mendalam.

Melansir pengumuman resmi instansi, berikut adalah kualifikasi utama yang dibutuhkan:

  • Calon peserta wajib berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif yang memenuhi syarat jenjang kepangkatan sesuai regulasi JPT Madya.
  • Memiliki rekam jejak dan pengalaman yang terbukti di bidang industri olahraga, industri kreatif, pariwisata berbasis olahraga (sports tourism), atau sektor ekonomi makro terkait lainnya.
  • Peserta diharapkan mampu merumuskan strategi untuk mewujudkan industri olahraga yang mandiri, berdaya saing global, serta memberikan dampak nyata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
  • Memiliki komitmen tinggi terhadap nilai-nilai integritas dan profesionalisme kerja sebagai pelayan publik.
Kemenpora mencari figur yang tidak hanya paham secara administratif, namun juga memiliki kemampuan manajerial yang gesit dalam menggandeng pihak swasta serta investor. Sinergi dengan pihak eksternal dianggap krusial untuk memajukan sarana dan prasarana olahraga di seluruh Indonesia.

Prosedur Pendaftaran dan Jadwal Seleksi

Proses seleksi dilakukan secara bertahap dengan jadwal yang telah ditentukan secara ketat oleh panitia.

Para pelamar diimbau untuk teliti dalam mengunggah berkas administrasi pada tahap awal guna menghindari risiko gugur akibat kendala dokumen.

Mengutip rincian teknis dari panitia seleksi rekrutmen, berikut adalah jadwal pelaksanaan yang perlu diperhatikan:

  • Masa Pendaftaran: Berkas diterima mulai tanggal 3-17 Februari 2026.
  • Tahapan Seleksi: Proses meliputi verifikasi administrasi, uji kompetensi manajerial, penulisan makalah strategis, hingga sesi wawancara dengan tim pakar.
  • Metode Pendaftaran: Seluruh dokumen wajib dikirimkan secara daring melalui sistem aplikasi yang tersedia di portal resmi Kemenpora.
Tonton: Dikabarkan Reshuffle Kabinet Siang Ini, Fadhil Hasan Anggota DEN

Dikutip dari pengumuman resminya, setiap calon peserta diminta untuk terus memantau pembaruan informasi melalui situs resmi kementerian.

Kelengkapan dokumen seperti daftar riwayat hidup, sertifikat keahlian, dan surat rekomendasi harus dipastikan telah sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Informasi lebih detail mengenai tata cara pendaftaran dapat diakses langsung melalui laman resmi Kemenpora. Seluruh proses seleksi ini tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun.

Calon peserta diminta waspada terhadap segala bentuk penipuan yang menjanjikan kelulusan dalam proses seleksi JPT Madya ini.

Selanjutnya: Masuki Usia 35 Tahun, Ini Upaya McDonalds Indonesia Untuk Konsumen

Menarik Dibaca: Masuki Usia 35 Tahun, Ini Upaya McDonalds Indonesia Untuk Konsumen

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News