KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kekuatan diplomasi Indonesia di posisi ke-enam dunia harusnya bisa membuka lebar kerja sama perdagangan dengan negara-negara potensial lainnya, alih-alih bergantung pada China dan Amerika Serikat yang tengah memanas akibat perang Tarif dan beresiko menghambat surplus neraca dagang Indonesia tahun ini. "Begitu ada revisi atas hambatan-hambatan non tarif lainnya yang diminta oleh Amerika Serikat artinya ini kita kan melihat adanya tekanan yang jelas dari surplus perdagangannya (Indonesia) bisa mengalami penurunan, ditambah lagi impor Indonesia ke China juga sudah tumbuh 33% di 2024," ungkap Direktur dan Ekonom Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira Adinegara kepada Kontan, Selasa (22/4). Berdasarkan laporan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2025, setidaknya Indonesia memiliki 10 negara yang menjadi pasar ekspor terbesar selama beberapa tahun terakhir, di luar China dan Amerika yang menyumbang surplus neraca dagang Indonesia terbesar terdapat negara-negara lainnya seperti India, Jepang, negara ASEAN seperti Malaysia, Singapura, Filipina, hingga negara Uni Eropa.
Peluang Indonesia Perluas Pasar Ekspor Terbuka Lebar
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kekuatan diplomasi Indonesia di posisi ke-enam dunia harusnya bisa membuka lebar kerja sama perdagangan dengan negara-negara potensial lainnya, alih-alih bergantung pada China dan Amerika Serikat yang tengah memanas akibat perang Tarif dan beresiko menghambat surplus neraca dagang Indonesia tahun ini. "Begitu ada revisi atas hambatan-hambatan non tarif lainnya yang diminta oleh Amerika Serikat artinya ini kita kan melihat adanya tekanan yang jelas dari surplus perdagangannya (Indonesia) bisa mengalami penurunan, ditambah lagi impor Indonesia ke China juga sudah tumbuh 33% di 2024," ungkap Direktur dan Ekonom Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira Adinegara kepada Kontan, Selasa (22/4). Berdasarkan laporan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2025, setidaknya Indonesia memiliki 10 negara yang menjadi pasar ekspor terbesar selama beberapa tahun terakhir, di luar China dan Amerika yang menyumbang surplus neraca dagang Indonesia terbesar terdapat negara-negara lainnya seperti India, Jepang, negara ASEAN seperti Malaysia, Singapura, Filipina, hingga negara Uni Eropa.