KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta sedikitnya US$ 100 miliar (sekitar Rp 1.600 triliun (kurs Rp 16.700) investasi di sektor minyak Venezuela. Namun, permintaan itu mendapat respons dingin di Gedung Putih, setelah salah satu eksekutif perusahaan minyak memperingatkan bahwa negara Amerika Selatan tersebut saat ini “tidak layak untuk investasi.” Melansir BBC, para petinggi perusahaan minyak terbesar AS yang hadir dalam pertemuan itu mengakui bahwa Venezuela, dengan cadangan energi yang sangat besar, memang menawarkan peluang menarik. Namun mereka menegaskan bahwa perubahan besar perlu dilakukan sebelum Venezuela bisa kembali menjadi tujuan investasi yang menarik. Tidak ada komitmen pendanaan besar yang langsung diumumkan.
Peluang Minyak Rp 1.600 T: Mengapa Bos Exxon Trauma dan Bilang Venezuela Belum Layak?
KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta sedikitnya US$ 100 miliar (sekitar Rp 1.600 triliun (kurs Rp 16.700) investasi di sektor minyak Venezuela. Namun, permintaan itu mendapat respons dingin di Gedung Putih, setelah salah satu eksekutif perusahaan minyak memperingatkan bahwa negara Amerika Selatan tersebut saat ini “tidak layak untuk investasi.” Melansir BBC, para petinggi perusahaan minyak terbesar AS yang hadir dalam pertemuan itu mengakui bahwa Venezuela, dengan cadangan energi yang sangat besar, memang menawarkan peluang menarik. Namun mereka menegaskan bahwa perubahan besar perlu dilakukan sebelum Venezuela bisa kembali menjadi tujuan investasi yang menarik. Tidak ada komitmen pendanaan besar yang langsung diumumkan.