Peluang segar bisnis minuman buah bersoda



Tawaran kemitraan bisnis minuman segar terus berdatangan. Tawaran terbaru datang dari Lydia  Suwabji yang mengusung brand Squash-O di Surabaya, Jawa Timur.  

Squash-O merupakan minuman berbahan dasar soda dengan campuran potongan buah dan sirup. Ada sembilan rasa yang ditawarkan, seperti blue ocean, mix berry, lemon squash, orange squash, avocado tootoo dan lain-lain

Merintis usaha sejak akhir tahun 2012, Lydia resmi menawarkan kemitraan Maret 2014. "Saya menawarkan kemitraan karena  ada permintaan dari beberapa konsumen," ujarnya


Sampai saat ini baru ada satu mitra yang bergabung dengannya. Mitra tersebut berada di Kota Palu, Sulawesi Tengah. "Jadi total gerai sekarang ada dua," katanya.

Lydia sendiri membuka gerai di Pasar Atom Mal  Surabaya. Dalam kemitraan ini, Lydia menawarakan paket investasi sebesar Rp 10 juta. Dengan investasi tersebut, mitra akan mendapat fasilitas lengkap.

Antara lain booth atau gerobak, cup sealer, lid roll, blender,  banner, seragam, buku panduan, bahan baku awal untuk 100 cup, dan peralatan jualan lainnya.

Harga minuman Squash-O dibanderol mulai Rp 8.000 sampai Rp 10.000 per cup.  Dengan estimasi penjualan 50 cup per hari, mitra bisa meraup omzet sekitar Rp 12 juta setiap bulannya. Dengan target laba bersih sekitar  25%, mitra diperkirakan bisa balik modal dalam waktu empat bulan.

Menurut Lydia, lokasi berjualan sangat menentukan perolehan omzet Maka itu, ia menyarankan mityra memilih lokais berjualan di mal atau tempat strategis lainnya. Minuman Squash-O sendiri membidik konsumen semua kalangan, mulai anak-anak hingga orang dewasa.

Dalam kemitraan ini, Lydia tidak mengutip biaya franchise fee maupu royalti fee. Tapi, bahan baku sirup wajib dibeli dari pusat. Kendati mitranya baru satu, Lydia optimistis kemitraan yang ditawarkannya akan terus berkembang.

Menurutnya, belum  banyak pemain menawarkan minuman bersoda dengan potongan buah di dalamnya.  “Jadi belum ada kompetitor kami,” ujarnya.Lydia mengaku, akan terus mengembangkan usahanya. Dalam setahun, ia menargetkan bisa menggandeng hingga 50 mitra baru di seluruh Indonesia.     

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Havid Vebri