Peluang terbuka menjadi reseller Buna Boutique



Peluang bisnis pakaian muslimah masih menjanjikan. Peluang itu juga yang mendorong banyak orang untuk terjun ke bisnis ini. Salah satu pemainnya adalah Nuzriana Baharuddin yang mengusung brand Buna Boutique di Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

Merintis usaha sejak Maret 2012, Nuzriana fokus memasarkan produknya melalui media sosial, seperti Facebook, Instagram, dan Twitter. "Saya sering mengikuti pameran," katanya. Buna Boutique menjual berbagai jenis jilbab. Di antaranya, jilbab segi empat dan pashmina dengan motif dan bahan beraneka ragam.

Selain jilbab, juga tersedia aneka macam bros. "Semua barang saya buat sendiri secara handmade," kata wanita lulusan sekolah fasyen Esmod ini. Ia mengklaim, kelebihan produk jilbabnya tidak pasaran karena dibuat  dan dirancang sendiri. "Pinggiran jilbab dijahit tangan sendiri sehingga terlihat lebih rapi ketimbang yang ada di pasaran yang hanya dineci," jelas Nana.


Selain dijahit tangan sendiri, ukuran jilbabnya juga lebih lebar dari kebanyakan jilbab yang beredar di pasaran. Setiap produknya dipasarkan mulai harga Rp 45.000–Rp 50.000 per buah. Demi mengembangkan usahanya, Nuzriana atau yang akrab disapa Nana ini memberikan kesempatan bagi siapa pun yang menjadi reseller produknya.

Selain reseller, Nana juga membuka peluang menjadi dropship. Bagi yang berminat menjadi reseller maupun dropship akan diberikan potongan harga 15% sampai 20% dari harga pembelian. Syaratnya, pembelian minimal enam jilbab. Jadi, reseller harus belanja minimal Rp 218.000–Rp 255.000. "Itu belum termasuk biaya pengiriman," jelasnya.

Saat ini, Nana memiliki 10 reseller aktif. Masing-masing reseller membeli minimal 10 jilbab–15 jilbab dalam sebulan. Para reseller tersebut tersebar di Jabodetabek, Bangka, Semarang, dan Surabaya. Dari reseller ini, Nana dapat mengantongi omzet bulanan sebesar Rp 7,5 juta–Rp 10 juta.

Nana bilang, produk yang paling banyak diincar adalah jilbab model panjang atau pashmina dengan bahan kaos dan cerutti. "Kalau yang cepat laku itu motif polkadot dan tribal. Sekarang juga lagi banyak permintaan yang warna polos," ujar Nana.   Nana berencana menambah varian produknya di tahun depan dengan memproduksi pakaian wanita.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News