Pemadaman Listrik Bergilir, Ini Cara Mencegah Alat Elektronik Rusak Akibat Mati Lampu



KONTAN.CO.ID - Jakarta. Pemadaman listrik secara bergilir terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Jawa pada pekan ketiga Juni 2026. Simak cara mencegah kerusakan perangkat elektronik akibat pemadaman listrik atau sering mati lampu. 

PT PLN mengakui adanya pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah daerah. Perusahaan setrum plat merah ini menyatakan ada kendala teknis operasional pembangkit yang berakibat pada penurunan kemampuan sistem pasokan listrik.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN, Gregorius Adi Trianto menyatakan untuk menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah. Langkah tersebut dilakukan karena terdapat kendala teknis operasional pembangkit.


Gregorius menambahkan, ada dua unit pembangkit besar yang mengalami gangguan sehingga tidak beroperasi sementara dan menurunkan kemampuan sistem pasokan listrik. Hanya saja, Gregorius belum merinci pembangkit mana saja yang sedang mengalami kendala teknis operasional tersebut.

"PLN terus berkerjasama melakukan percepatan pemulihan, mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain, serta melakukan pengaturan operasi sistem guna menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik serta meminimalkan dampak kepada pelanggan," kata Gregorius melalui keterangan tertulis yang disiarkan pada Jumat (19/6/2026).

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Berpotensi Tertahan, Imbas Suku Bunga Tinggi

Gregorius mengklaim bahwa sistem kelistrikan Jawa saat ini masih beroperasi dan terkendali. Dia meyakinkan kondisi ini hanya bersifat sementara. Pemulihan dilakukan secara bertahap seiring perbaikan pasokan sistem listrik.

"PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Manajemen beban ini bersifat sementara dan akan segera dihentikan secara bertahap seiring dengan membaiknya kondisi pasokan sistem," tandas Gregorius.

Dalam pantauan Kontan.co.id, sejumlah kantor perwakilan PLN di daerah menyampaikan informasi pemadaman bergilir di wilayah operasionalnya.

Contohnya di Tangerang Selatan,  akun instagram PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Serpong mengumumkan pemadaman bergilir pada hari ini, Jumat (19/6/2026).

Pemadaman dilakukan secara bergilir di sejumlah daerah antara pukul 08:00 - 11:00 WIB, 11.00 - 14.00 WIB, serta 14.00 - 17.00 WIB. "Sehubungan dengan adanya kendala teknis operasional pada pembangkit yang menyebabkan penurunan kapasitas suplai listrik, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas di beberapa lokasi," tulis unggahan tersebut. 

Tonton: Harga Emas Antam Hari ini Turun Tipis (20 Juni 2026)

Pemadaman Listrik Merusak Perangkat Elektronik

Pemadaman listrik yang terjadi secara tiba-tiba bukan hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga berpotensi merusak berbagai perangkat elektronik di rumah maupun tempat kerja. Risiko tersebut meningkat ketika aliran listrik kembali menyala karena dapat memicu lonjakan tegangan dan perubahan arus secara mendadak.

Dilansir dari Kompas.com, pakar instalasi kelistrikan, Helvin Herman Tirtadjaja, menjelaskan bahwa setiap kali listrik padam lalu kembali menyala, perangkat elektronik mengalami arus awal yang tinggi atau inrush current. Kondisi ini dapat menimbulkan tekanan pada komponen elektronik dan memicu pemanasan secara tiba-tiba.

"Setiap mati-nyala (mati lampu) menyebabkan arus awal tinggi (inrush current), stress pada komponen, dan pemanasan mendadak," ujar Helvin melalui pesan singkat, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Helvin, kondisi tersebut sangat berisiko bagi perangkat yang menggunakan rangkaian digital maupun sistem daya yang sensitif terhadap perubahan tegangan.

Beberapa perangkat elektronik yang paling rentan mengalami kerusakan akibat lonjakan maupun naik-turunnya tegangan listrik antara lain:

- TV LED dan OLED - Modem internet - Komputer dan laptop - Kulkas inverter - AC inverter

Tonton: PLN Rombak Jajaran Direksi, Ada Tambahan Jabatan Wadirut

Cara mencegah elektronik rusak saat listrik padam

Untuk mengurangi risiko kerusakan, Helvin menyarankan penggunaan perangkat proteksi listrik yang sesuai. Salah satu solusi paling efektif adalah memakai UPS (Uninterruptible Power Supply).

UPS berfungsi menyediakan daya cadangan sementara ketika listrik PLN terputus sehingga perangkat tidak langsung mati secara mendadak. Perangkat ini juga membantu menjaga kestabilan tegangan saat listrik kembali menyala.

Bagi pengguna komputer, UPS memberikan waktu untuk menyimpan pekerjaan dan mematikan sistem dengan benar sebelum daya cadangan habis. Dengan demikian, risiko kehilangan data maupun kerusakan perangkat dapat diminimalkan.

Selain UPS, Helvin juga merekomendasikan penggunaan surge protector atau stabilizer.

Surge protector berfungsi melindungi perangkat elektronik dari lonjakan tegangan yang sering terjadi ketika listrik kembali menyala setelah padam. Sementara itu, stabilizer membantu menjaga tegangan listrik tetap stabil, terutama di wilayah yang sering mengalami naik-turun tegangan.

"Gunakan surge protector/stabilizer untuk TV, kulkas, AC, dan peralatan rumah tangga," kata Helvin yang juga menjabat Ketua Bidang Standardisasi APPI (Asosiasi Produsen Peralatan Listrik Indonesia).

Kesimpulan

Jika wilayah tempat tinggal Anda sering mengalami pemadaman listrik, penggunaan UPS, surge protector, maupun stabilizer menjadi investasi yang layak dipertimbangkan. Perangkat pelindung tersebut dapat membantu mengurangi risiko kerusakan akibat lonjakan tegangan sekaligus memperpanjang usia pakai berbagai perangkat elektronik di rumah maupun kantor.  

Dirut PLN Minta Maaf! Ternyata Ini Penyebab Mati Lampu Bergilir di Pulau Jawa
© 2026 Konten oleh Kontan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News