KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana pemerintah memangkas anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai mencerminkan perlunya penyesuaian terhadap kapasitas implementasi program, bukan semata-mata langkah efisiensi fiskal. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan, jika pemerintah benar memangkas anggaran MBG sekitar Rp 40 triliun hingga Rp 50 triliun atau sekitar 15% dari pagu tahun ini, kebijakan tersebut dapat dipahami dari sisi kesehatan fiskal karena memberi ruang bagi APBN di tengah meningkatnya kebutuhan belanja negara dan ketidakpastian ekonomi global. Namun, menurutnya, penyesuaian tersebut juga menunjukkan bahwa perencanaan anggaran MBG sebelumnya terlalu ambisius dibandingkan dengan kemampuan pelaksanaannya.
Pemangkasan Anggaran MBG Jadi Koreksi atas Perencanaan yang Terlalu Ambisius
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana pemerintah memangkas anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai mencerminkan perlunya penyesuaian terhadap kapasitas implementasi program, bukan semata-mata langkah efisiensi fiskal. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan, jika pemerintah benar memangkas anggaran MBG sekitar Rp 40 triliun hingga Rp 50 triliun atau sekitar 15% dari pagu tahun ini, kebijakan tersebut dapat dipahami dari sisi kesehatan fiskal karena memberi ruang bagi APBN di tengah meningkatnya kebutuhan belanja negara dan ketidakpastian ekonomi global. Namun, menurutnya, penyesuaian tersebut juga menunjukkan bahwa perencanaan anggaran MBG sebelumnya terlalu ambisius dibandingkan dengan kemampuan pelaksanaannya.
TAG: