KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Industri pelayaran menyebut tengah bersiap atas perubahan suplay-demand atau penawaran-permintaan pada sektor batubara setelah adanya keputusan untuk pemangkasan produksi melalui Rancangan Anggaran Kerja dan Belanja (RKAB) 2026. Indonesian National Shipowners' Association (INSA) atau Asosiasi Pengusaha Pelayaran menyebut, sektor batubara menjadi salah satu pengguna jasa dari pengusaha pelayaran. Pemangkasan RKAB dalam kacamata INSA akan akan menganggu keseimbangan supply-demand di industri pelayaran. Sekretaris Umum DPP INSA, Darmansyah Tanamas mengatakan dalam 5 tahun terakhir, pertumbuhan armada pelayaran nasional cukup signifikan, terdapat penambahan sekitar 3.000 armada untuk Tug Boat (Kapal Tunda) dan Barge (Kapal Tongkang) untuk angkutan batubara.
Pemangkasan RKAB Batubara,Pengusaha Pelayaran Bersiap Pergeseran Penawaran-Permintaan
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Industri pelayaran menyebut tengah bersiap atas perubahan suplay-demand atau penawaran-permintaan pada sektor batubara setelah adanya keputusan untuk pemangkasan produksi melalui Rancangan Anggaran Kerja dan Belanja (RKAB) 2026. Indonesian National Shipowners' Association (INSA) atau Asosiasi Pengusaha Pelayaran menyebut, sektor batubara menjadi salah satu pengguna jasa dari pengusaha pelayaran. Pemangkasan RKAB dalam kacamata INSA akan akan menganggu keseimbangan supply-demand di industri pelayaran. Sekretaris Umum DPP INSA, Darmansyah Tanamas mengatakan dalam 5 tahun terakhir, pertumbuhan armada pelayaran nasional cukup signifikan, terdapat penambahan sekitar 3.000 armada untuk Tug Boat (Kapal Tunda) dan Barge (Kapal Tongkang) untuk angkutan batubara.