Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Optimistis Mencetak Laba pada Tahun Ini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Melandainya kasus Covid-19 berdampak positif untuk kinerja PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA). Tahun ini, PJAA percaya bisa kembali mencetak untung.

Yosep Prihartono Sanjaya, VP Corporate Secretary Pembangunan Jaya Ancol mengatakan, dengan menurunnya kasus covid-19, diikuti dengan penurunan level PPKM di wilayah DKI Jakarta menjadi level 1, kapasitas pengunjung dapat ditingkatkan.

"Serta kebijakan diperbolehkannya melepas masker di ruang terbuka membuat kami optimistus dapat membukukan laba pada akhir tahun 2022," kata Yosep kepada Kontan.co.id, Senin (13/6).


Baca Juga: Pengunjung Datang, Kinerja Emiten Hiburan Semringah

Jika mengacu laporan keuangan kuartal pertama, Pembangunan Jaya Ancol berhasil menekan rugi bersih dari semula Rp 57,09 miliar menjadi Rp 37,04 miliar.

Hal ini sejalan peningkatan dari sisi pendapatan, PJAA mengantongi pendapatan usaha senilai Rp 152,34 miliar atau tumbuh 70,25% dari pendapatan Rp 89,48 miliar pada kuartal pertama tahun lalu.

Pada bulan Mei 2022 yang bertepatan dengan momen Lebaran, PJAA juga mencatat animo masyarakat untuk berekreasi cukup tinggi setelah 2 tahun libur Lebaran diberlakukan pembatasan, hal ini berdampak adanya peningkatan pendapatan perusahaan yang cukup signifikan seiring dengan meningkatnya kunjungan ke Ancol.

Baca Juga: Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Tekan Rugi 35% pada Kuartal I 2022

Ke depannya, PJAA melihat penurunan kasus covid-19, Peraturan Pemerintah yang menurunkan level PPKM menjadi level 1, dan kebijakan diperbolehkannya melepas masker di ruang terbuka merupakan salah satu pendorong kinerja seiring juga dengan usaha PJAA untuk menjaga struktur biaya dan performa keuangan agar dapat membukukan laba pada tahun 2022.

"Pada semester II tahun ini, kami membuat program-program marketing yang dapat menarik pengunjung ke Ancol dengan mengadakan event-event, kolaborasi dengan pihak lain," tambah dia.

Saat ini, PJAA tengah fokus melakukan inovasi untuk meningkatkan pendapatan dengan menambah customer experience di kawasan rekreasi, seperti revitalisasi gerbang utama, pembangunan dancing fountain, dan penataan pantai, symphony of the sea.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati