KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pengelola taman hiburan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) akan menyiapkan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) di tahun 2024 sebesar Rp 2 Triliun. Winarto selaku Direktur Utama PJAA mengatakan bahwa bisnis Ancol tidak hanya berpusat pada taman rekreasi namun juga pada sektor pengembangan properti. Tahun 2024 menjadi tahun di mana perseroan akan semakin fokus pada sektor properti ini. “Bisnis Ancol ada dua, satu adalah berupa kawasan rekreasi ini, luasnya sekitar 160 hektar itu yang pertama. Yang kedua adalah pengembangan properti,” ungkap Winarto dalam acara Public Ekspos di kawasan Ancol, Jumat (22/12).
Baca Juga: Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) Targetkan Pengunjung Akhir Tahun Melonjak 50% Ia menambahkan setelah bebas dari Covid-19, perseroan mulai membaik dari sisi keuangan oleh karena itu di tahun depan perseroan akan memaksimalkan langkah demi kinerja yang lebih baik. “Terkait dengan Ancol, sekarang ini baru berjalan kalau diibaratkan mesin itu baru separuh. Businya mati separuh itu, separuh penampilan kita sekarang lebih baik, bagaimana kalau di gas pol? Tentu akan lebih baik lagi,” tambahnya. Untuk itu tahun 2024, PJAA akan melakukan pengembangan dalam konteks land developer. Karena lahan perseroan sekarang ungkapnya semua sudah cukup padat. “Kita mulai perluasan kawasan tahun depan. Untuk pengembangan lahan kita butuh (capex) kira-kira Rp 2 Triliun,” tuturnya.
PJAA Chart by TradingView