JAKARTA. Pembangunan 10.000 unit rumah susun sederhana sewa (rusunawa) diperuntukkan bagi kalangan Pekerja atau Buruh segera dimulai di 14 provinsi di seluruh Indonesia. Proses pembangunannya akan mulai dilaksanakan pada bulan Mei 2015. Pembiayaan pembangunan 10.000 unit rusunawa itu berasal dari APBN melalui anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) sebanyak 7.600 unit dan non APBN yaitu BPJS Ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan 2.400 unit. “Kami lakukan percepatan pembangunan 10.000 unit rumah bagi pekerja atau pekerja. Rencananya groundbreakingnya akan dilakukan Presiden Jokowi pada 30 April mendatang di Kab. Semarang, Jawa Tengah," kata Menteri Ketenakerjaan M Hanif Dhakiri, Senin (13/4).
Pembangunan Rusunawa dimulai Mei 2015
JAKARTA. Pembangunan 10.000 unit rumah susun sederhana sewa (rusunawa) diperuntukkan bagi kalangan Pekerja atau Buruh segera dimulai di 14 provinsi di seluruh Indonesia. Proses pembangunannya akan mulai dilaksanakan pada bulan Mei 2015. Pembiayaan pembangunan 10.000 unit rusunawa itu berasal dari APBN melalui anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) sebanyak 7.600 unit dan non APBN yaitu BPJS Ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan 2.400 unit. “Kami lakukan percepatan pembangunan 10.000 unit rumah bagi pekerja atau pekerja. Rencananya groundbreakingnya akan dilakukan Presiden Jokowi pada 30 April mendatang di Kab. Semarang, Jawa Tengah," kata Menteri Ketenakerjaan M Hanif Dhakiri, Senin (13/4).