KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Data statistik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, total nilai pembayaran manfaat dana pensiun (dapen) gabungan meningkat 8,99% secara year on year (YoY), menjadi Rp 41,33 triliun pada 2025. Tren sama masih terjadi per Januari 2026 yang meningkat 8,8% YoY, menjadi Rp 3,71 triliun. Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) menyebut terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab meningkatnya nilai pembayaran manfaat di industri dana pensiun. Staf Ahli ADPI Bambang Sri Mulyadi mengatakan salah satunya dipicu bertambahnya jumlah pegawai yang memasuki usia pensiun. "Selain itu, dipicu juga adanya kenaikan manfaat pensiun," katanya kepada Kontan, Rabu (1/4/2026). Bambang menyampaikan industri dana pensiun perlu menerapkan sejumlah upaya guna menjaga pembayaran manfaat kepada para peserta tetap berkelanjutan. Dia bilang para pendiri dana pensiun perlu menjaga pendanaan tetap funded atau mencukupi sesuai kebutuhan solvabilitasnya. "Para pendiri dana pensiun perlu berkomitmen menjaga pendanaan tercukupi," tuturnya.
Pembayaran Manfaat Dana Pensiun Naik 8,99% di 2025, Ini Penjelasan ADPI
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Data statistik Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, total nilai pembayaran manfaat dana pensiun (dapen) gabungan meningkat 8,99% secara year on year (YoY), menjadi Rp 41,33 triliun pada 2025. Tren sama masih terjadi per Januari 2026 yang meningkat 8,8% YoY, menjadi Rp 3,71 triliun. Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) menyebut terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab meningkatnya nilai pembayaran manfaat di industri dana pensiun. Staf Ahli ADPI Bambang Sri Mulyadi mengatakan salah satunya dipicu bertambahnya jumlah pegawai yang memasuki usia pensiun. "Selain itu, dipicu juga adanya kenaikan manfaat pensiun," katanya kepada Kontan, Rabu (1/4/2026). Bambang menyampaikan industri dana pensiun perlu menerapkan sejumlah upaya guna menjaga pembayaran manfaat kepada para peserta tetap berkelanjutan. Dia bilang para pendiri dana pensiun perlu menjaga pendanaan tetap funded atau mencukupi sesuai kebutuhan solvabilitasnya. "Para pendiri dana pensiun perlu berkomitmen menjaga pendanaan tercukupi," tuturnya.
TAG: