JAKARTA. Pembayaran utang repurchase agreement (repo) saham PT Bakrie Capital Indonesia dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) tak pasti. Para investor yang memegang repo Bakrie Capital mengaku belum mendapat kabar baru soal nasib duit mereka. PT PNM Investment Management, misalnya, mengaku memiliki sekitar 63-64 kontrak repo dengan Bakrie Capital dan BNBR. Jatuh tempo kontrak itu berbeda-beda. Khusus repo dari Bakrie Capital, semua repo itu harus sudah lunas Juni 2009. Total tagihan repo PNM Investment kepada Bakrie Capital Rp 1,1 triliun. Direktur Utama PNM Investment MQ Gunadi bilang, lewat repo itu, Bakrie Capital berutang kepada PNM dengan jaminan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), BNBR, PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), dan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL).
Pembayaran Utang Repo Bakrie Belum Ada Kepastian
JAKARTA. Pembayaran utang repurchase agreement (repo) saham PT Bakrie Capital Indonesia dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) tak pasti. Para investor yang memegang repo Bakrie Capital mengaku belum mendapat kabar baru soal nasib duit mereka. PT PNM Investment Management, misalnya, mengaku memiliki sekitar 63-64 kontrak repo dengan Bakrie Capital dan BNBR. Jatuh tempo kontrak itu berbeda-beda. Khusus repo dari Bakrie Capital, semua repo itu harus sudah lunas Juni 2009. Total tagihan repo PNM Investment kepada Bakrie Capital Rp 1,1 triliun. Direktur Utama PNM Investment MQ Gunadi bilang, lewat repo itu, Bakrie Capital berutang kepada PNM dengan jaminan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), BNBR, PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), dan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL).