Pembiayaan Baru UMKM Adira Finance Capai Rp 2,9 triliun per April 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) telah menyalurkan pembiayaan baru untuk segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebesar Rp2,9 triliun per April 2026.

Chief Financial Officer Adira Finance, Sylvanus Gani mengatakan bahwa angka penyaluran tersebut mencerminkan kebutuhan pembiayaan di segmen UMKM masih tetap terjaga.

"Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan pembiayaan di segmen UMKM masih tetap terjaga," ujarnya kepada Kontan, Selasa (23/6/26).


Baca Juga: Premi Personal Accident Asuransi Digital Bersama (YOII) Naik 30%, Ini Pendorongnya

Menurutnya, kebutuhan pelaku usaha untuk mendukung operasional maupun pengembangan bisnis dan aktivitas usaha yang terus berjalan menjadi faktor pendorong pertumbuhan penyaluran pembiayaan di perusahaan.

Kendati begitu, Gani melihat masih adanya sejumlah tantangan yang membayangi pembiayaan segmen UMKM pada sisa tahun ini.

Perusahaan diharuskan menjaga kualitas pembiayaan di tengah tekanan daya beli, kenaikan operasional, dan pendapatan pelaku usaha yang masih naik turun.

Selain itu, sebagian UMKM juga memiliki karakteristik arus kas yang lebih dinamis sehingga perlu dilakukan analisis mendalam terhadap kapasitas pembayaraan dan keberlanjutan usahanya.

Sejalan dengan tantangan tersebut, Adira Finance menyiapkan strategi bisnis yang mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan UMKM.

Misalnya, melalui proses underwriting yang prudent dan melakukan pemantauan portofolio secara berkala. Upaya lain adalah menilai kemampuan bayar dan profil usaha konsumen untuk bisa memastikan pembiayaan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas usaha.

Gani juga menegaskan bahwa perusahaan akan terus memperkuat pengelolaan risiko, aktivitas mentoring dan penagihan untuk menjaga kualitas pembiayaan tetap sehat.

Baca Juga: Sejumlah Kasus Menerpa Industri Perbankan, OJK Pastikan Pengawasan Tetap Ketat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News