Pembiayaan BCA Syariah Tumbuh 11,5% yoy hingga Agustus 2026



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. BCA Syariah mencatatkan pertumbuhan positif pada seluruh portofolio pembiayaan hingga Agustus 2026. Dalam periode ini, total pembiayaan BCA Syariah mencapai Rp 13,5 triliun atau tumbuh 11,5% secara tahunan (year on year/yoy).

Direktur BCA Syariah, Pranata menjabarkan, pertumbuhan pembiayaan tersebut ditopang oleh peningkatan di berbagai segmen, terutama pembiayaan konsumer dan komersial.

Segmen konsumer menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan dengan pembiayaan mencapai Rp 2,5 triliun atau meningkat 34,7% yoy. Sementara itu, pembiayaan komersial tumbuh 6% yoy menjadi Rp 9,9 triliun.


Dengan capaian tersebut, segmen komersial masih menjadi kontributor terbesar terhadap total portofolio pembiayaan BCA Syariah, yakni sebesar 73,4%. Adapun kontribusi pembiayaan konsumer mencapai 18,3%.

Baca Juga: Pembiayaan Tumbuh 11,4% hingga Juli 2026, BCA Syariah Catat Aset Rp19,9 Triliun

BCA Syariah optimistis tren pertumbuhan pembiayaan dapat berlanjut hingga akhir 2026. Pranata menargetkan portofolio pembiayaan perseroan dapat tumbuh double digit hingga akhir tahun.

Untuk mencapai target tersebut, BCA Syariah akan menjaga ekspansi pembiayaan di sejumlah segmen, yakni komersial, konsumer dan usaha kecil dan menengah (SME). Ekspansi tersebut tetap dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian.

"Kami menjaga pertumbuhan penyaluran pembiayaan yang berkualitas di berbagai segmen dengan mengedepankan prudent banking practice," ujar Pranata kepada Kontan, Jumat (11/9/2026).

Baca Juga: BCA Syariah Catat Pembiayaan SME Tumbuh 21,2% Jadi Rp 1,1 Triliun hingga Juli 2026

Selain memperkuat penyaluran pembiayaan, BCA Syariah juga terus mengembangkan kanal digital untuk memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan syariah.

Salah satunya dilakukan melalui pengembangan fitur pembiayaan emas pada aplikasi mobile banking BSya. Melalui fitur tersebut, nasabah dapat mengajukan pembiayaan secara online dengan pilihan gramasi emas yang semakin beragam.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi BCA Syariah untuk membuat akses terhadap pembiayaan syariah lebih mudah bagi nasabah, sejalan dengan positioning perseroan sebagai "Sahabat Berkahmu".

Baca Juga: BCA Syariah Kantongi DPK Rp 15,3 Triliun per Juli, Siapkan Strategi Jaga Likuiditas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News