Pembiayaan BNPL Perusahaan Pembiayaan Tumbuh 55,85% per Maret 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater perusahaan pembiayaan masih menunjukkan pertumbuhan signifikan per Maret 2026. 

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengatakan, penyaluran pembiayaan BNPL perusahaan pembiayaan sebesar Rp 12,81 triliun per Maret 2026.

"Adapun BNPL perusahaan pembiayaan tumbuh 55,85% secara Year on Year (YoY)," ucapnya dalam konferensi pers RDK OJK, Selasa (5/5/2026).


Baca Juga: Anak Usaha Jadi Penopang Laba Bank di Tengah Gejolak Ekonomi

Jika dilihat pertumbuhan pembiayaan BNPL per Maret 2026 tercatat meningkat, jika dibandingkan posisi per Februari 2026. Adapun pembiayaan BNPL oleh perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 53,53% YoY menjadi Rp 12,59 triliun per Februari 2026.

Adapun, pertumbuhan pembiayaan BNPL perusahaan pembiayaan per Februari 2026 tercatat melambat, jika dibandingkan posisi per Januari 2026. OJK mencatat, pembiayaan BNPL oleh perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 71,13% YoY menjadi Rp 12,18 triliun per Januari 2026.

Sementara itu, Agusman menyampaikan Non Performing Financing (NPF) gross BNPL perusahaan pembiayaan tercatat masih terjaga.

Dia menyebut NPF gross BNPL perusahaan pembiayaan per Maret 2026 sebesar  2,51%, atau angkanya membaik dari posisi per Januari 2026 yang sebesar 2,79%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News