Pembiayaan Emas BCA Syariah Tumbuh 136% hingga Mei 2026



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pembiayaan emas masih menjadi salah satu penopang pertumbuhan bisnis konsumer PT Bank BCA Syariah.

Di tengah perlambatan ekonomi global dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik, pembiayaan emas perseroan tetap menunjukkan pertumbuhan yang solid.

Direktur BCA Syariah, Pranata, mengungkapkan, outstanding pembiayaan emas BCA Syariah mencapai Rp 717 miliar atau tumbuh 136% secara tahunan (year on year/yoy) hingga Mei 2026.


Pranata mengaku turut mencermati tren penurunan harga emas serta kondisi ekonomi dan geopolitik global yang masih dinamis. Kendati begitu, ia melihat prospek pembiayaan emas tetap menjanjikan.

Baca Juga: Bos BCA Syariah: Suku Bunga Tinggi Tuntut Bank Kreatif Cari Dana Murah

Hal itu, menurutnya, didorong persepsi masyarakat yang masih menempatkan emas sebagai instrumen lindung nilai (hedging) dan investasi jangka panjang.

"Kami melihat pandangan masyarakat terhadap instrumen emas sebagai sarana lindung nilai dan investasi jangka panjang masih tetap positif," kata Pranata kepada Kontan, belum lama ini.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut, BCA Syariah terus melakukan berbagai pengembangan produk dan memperluas akses pembiayaan emas kepada masyarakat.

Salah satunya melalui peningkatan fitur produk Emas iB pada aplikasi mobile banking BSya.

Bank kini juga menyediakan pilihan produk emas yang lebih beragam dengan dukungan sejumlah pemasok atau supplier, antara lain Antam, Galeri24, dan Hartadinata.

Selain itu, BCA Syariah juga memperkuat sinergi dengan induk usahanya, PT Bank Central Asia Tbk (BCA), dalam memperluas pemasaran produk pembiayaan emas.

Baca Juga: BCA Syariah Bangun Kedekatan Emosional dengan Nasabah Urban Lewat Sahabat Berkahmu

Melalui kerja sama tersebut, kantor cabang BCA turut memasarkan produk pembiayaan emas milik BCA Syariah kepada nasabah.

Tak cuman itu, bank juga aktif mengikuti berbagai kegiatan pameran dan expo guna meningkatkan literasi masyarakat terkait produk pembiayaan emas syariah.

Beragam program promosi pun terus disiapkan untuk menarik minat nasabah baru maupun meningkatkan transaksi nasabah eksisting.

Dengan berbagai strategi tersebut, Pranata bilang pihaknya optimistis pembiayaan emas masih dapat mencatatkan pertumbuhan positif hingga akhir tahun 2026.

"Kami berharap pembiayaan emas di tahun 2026 ini dapat terus tumbuh secara positif seperti periode-periode sebelumnya," tutup Pranata.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News