JAKARTA. Setelah melewati sembilan bulan pertama dengan kinerja yang masih bisa tumbuh, namun PT Federal International Finance alias FIF justru memprediksi periode kuartal keempat ini bakal jadi antiklimaks. Menurut Suhartono, CEO FIF Group setidaknya ada dua faktor yang bisa menekan penyaluran pembiayaan mereka hingga Desember nanti. Salah satunya adalah hari kerja yang lebih sedikit akibat banyaknya hari libur. Pekatnya kabut asap yang terjadi di beberapa wilayah seperti Sumatera dan Kalimantan juga ikut mempengaruhi penyaluran pembiayaan. "Ekonomi di wilayah-wilayah tersebut ikut menurun," kata Suhartono, Rabu (28/10).
Pembiayaan FIF diprediksi melambat di kuartal IV
JAKARTA. Setelah melewati sembilan bulan pertama dengan kinerja yang masih bisa tumbuh, namun PT Federal International Finance alias FIF justru memprediksi periode kuartal keempat ini bakal jadi antiklimaks. Menurut Suhartono, CEO FIF Group setidaknya ada dua faktor yang bisa menekan penyaluran pembiayaan mereka hingga Desember nanti. Salah satunya adalah hari kerja yang lebih sedikit akibat banyaknya hari libur. Pekatnya kabut asap yang terjadi di beberapa wilayah seperti Sumatera dan Kalimantan juga ikut mempengaruhi penyaluran pembiayaan. "Ekonomi di wilayah-wilayah tersebut ikut menurun," kata Suhartono, Rabu (28/10).