Pembiayaan FIF masih bisa naik 7%



JAKARTA. Perusahaan pembiayaan PT Federal International Finance (FIF) masih bisa bernapas lega. Di tengah pasar sepeda motor baru yang anjlok, penyaluran kredit perseroan masih bisa tumbuh positif.

CEO FIF Group Suhartono menyebut, selama sembilan bulan pertama tahun ini pihaknya masih mampu menyalurkan kredit sebesar Rp 21 triliun. "Masih ada pertumbuhan sekitar 7% dibanding periode yang sama di tahun kemarin," katanya, Rabu (28/10).

Masih mampunya perseroan menyalurkan pembiayaan yang lebih tinggi disebutnya karena mereka memasang strategi untuk memaksimalkan nasabah lama mereka. Sejumlah iming-iming seperti suku bunga yang lebih enteng cukup berhasil membuat nasabah lama mereka kembali mengambil kredit sepeda motor kepada FIF.


Tak tanggung-tanggung sekitar 40% dari pembiayaan baru yang mereka salurkan mengalir ke nasabah lama perusahan. "Di multifinance lain juga ada yang seperti itu tapi paling cuma 5% sampai 10%," ungkapnya.

Kencangnya bisnis dari repeat order ini didukung oleh database nasabah mereka yang mencapai sepuluh juta orang. Sementara ia menyebut tren yang ada saat ini menunjukan seorang pemilik sepeda motor biasanya ingin mengganti motor baru tiap tiga tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News