Pembiayaan fintech diramal tembus Rp 20 triliun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyaluran pinjaman oleh pemain peer to peer (P2P) lending di Indonesia terus membesar. Tren ini diyakini bakal terus berlanjut sampai tutup tahun nanti.

Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech Otoritas Jasa Keuangan (OJK ) Hendrikus Passagi mengatakan, sampai bulan Juli, angka penyaluran pinjaman lewat fintech sudah berada di kisaran Rp 10 triliun. “Sampai akhir 2018 diperkirakan bisa mencapai Rp 20 triliun," kata dia belum lama ini.

Salah satu hal yang bisa mendorong makin derasnya penyaluran pinjaman ini kata dia adalah makin banyaknya jumlah P2P lending yang mendaftarkan diri kepada regulator. Dimana sudah ada 67 entitas P2P lending yang berizin maupun terdaftar.


Ditambah lagi ada sekitar 40 pemain yang sedang dalam proses pendaftaran. Nah dengan makin banyaknya pemain, tentu penyaluran pinjaman pun bisa makin besar.

Faktor lain yang bisa mendorong penyaluran pinjaman adalah proses edukasi yang terus dilakukan. OJK bersama pelaku usaha disebutnya bakal makin aktif dalam mengedukasi masyarakat soal keberadaan dan manfaat P2P lending.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati