KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Gadai ValueMax Indonesia masih mencatatkan emas sebagai barang jaminan yang mendominasi pembiayaan mereka pada kuartal III-2026. Pada periode ini, emas mendominasi sebesar 93% terhadap total pembiayaan Gadai ValueMax. "Penyaluran pembiayaan selama kuartal III masih di dominasi emas. Emas masih mendominasi portofolio kami," ujar Direktur Utama Gadai ValueMax Indonesia Brian Wiraatmadja kepada Kontan, Selasa (13/10/26).
Ia mengatakan emas tetap menjadi produk utama seiring dengan kebutuhan masyarakat terhadap dana jangka pendek masih terjaga, baik untuk kebutuhan pribadi maupun usaha. Meski harga emas cenderung bergerak dinamis, Brian melihat permintaan gadai emas tetap stabil karena trennya tidak hanya ditentukan oleh harga emas saja. Melainkan kebutuhan likuiditas nasabah yang sifatnya terkadang mendadak.
Baca Juga: Gadai ValueMax Terapkan Strategi Ini Guna Mendorong Kinerja Laba ke Depan Sementara itu terkait pergerakan harga emas, menurut Brian nilai taksir untuk berat dan kadar emas bisa berubah sesuai dengan perubahan harga emas sehingga nilai pinjaman yang diberikan juga berpotensi berubah. Namun, dampaknya terhadap total penyaluran pembiayaan bergantung pada respons nasabah, baik dalam menyesuaikan jumlah emas yang digadaikan maupun upaya mereka mempertahankan kebutuhan pendanaan. "Jadi menurut kami, harga emas memang menjadi faktor penting, tetapi bukan satu-satunya penentu kinerja industri gadai," ujarnya. Oleh karena itu, perusahaan mengaku tetap harus menjaga kualitas penaksiran dan memastikan nilai pinjaman yang diberikan sesuai dengan nilai jaminan dan prinsip kehati-hatian.
Baca Juga: Harga Emas Turun, Gadai ValueMax Sebut Ticket Size Masih Rp 20 Juta-Rp 50 Juta Ke depannya, Gadai ValueMax Indonesia menilai prospek gadai emas hingga akhir tahun masih positif seiring dengan kebutuhan likuiditas jangka pendek masyarakat yang terus ada.
Untuk menjaga pertumbuhan, perusahaan akan mengoptimalkan produktivitas cabang, meningkatkan kualitas pelayanan dan penaksiran, serta memperkuat hubungan dengan nasabah. Di tengah dinamika ekonomi, harga emas, dan persaingan industri, perusahaan juga tetap mengedepankan kehati-hatian dalam pengelolaan pendanaan dan risiko agar pertumbuhan pembiayaan berjalan berkelanjutan dengan tetap menjaga kualitas portofolio dan profitabilitas.
Baca Juga: ValueMax Catatkan Pertumbuhan Pembiayaan 300% hingga Semester I-2026 Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News