JAKARTA. Realisasi pembiayaan infrastruktur pada kuartal I 2016 masih seret. Hal ini tercermin dari pembiayaan infrastruktur PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) yang tak mencapai target. Lambannya eksekusi proyek infrastruktur di daerah menahan penyaluran pembiayaan. Emma Sri Martini, Direktur Utama SMI menyebut, realisasi penyaluran pembiayaan SMI hingga Maret mencapai Rp 1 triliun. Jumlah ini lebih rendah dari target awal yakni Rp 2,5 triliun. Target pembiayaan yang tidak tercapai disebut karena terkendala pembebasan sejumlah lahan. Misal, di proyek jalan tol Trans Sumatera Medan-Binjai dan jalan tol Palembang-Indralaya. "Masalah klasik memang. Tapi kami tidak bisa banyak berbuat. Harapannya, kuartal mendatang terjadi perbaikan," kata Emma, Selasa (5/4).
Pembiayaan infrastruktur masih lambat
JAKARTA. Realisasi pembiayaan infrastruktur pada kuartal I 2016 masih seret. Hal ini tercermin dari pembiayaan infrastruktur PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) yang tak mencapai target. Lambannya eksekusi proyek infrastruktur di daerah menahan penyaluran pembiayaan. Emma Sri Martini, Direktur Utama SMI menyebut, realisasi penyaluran pembiayaan SMI hingga Maret mencapai Rp 1 triliun. Jumlah ini lebih rendah dari target awal yakni Rp 2,5 triliun. Target pembiayaan yang tidak tercapai disebut karena terkendala pembebasan sejumlah lahan. Misal, di proyek jalan tol Trans Sumatera Medan-Binjai dan jalan tol Palembang-Indralaya. "Masalah klasik memang. Tapi kami tidak bisa banyak berbuat. Harapannya, kuartal mendatang terjadi perbaikan," kata Emma, Selasa (5/4).