Pembiayaan Intan Baruprana di 2011 tembus Rp 1 triliun



JAKARTA. Intan Baruprana Finance, anak perusahaan PT Intraco Penta (INTA) yang bergerak dalam pembiayaan alat berat, tahun ini menargetkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp 1 triliun atau setara 800 unit. Target ini lebih tinggi 122,22% dibandingkan pembiayaan tahun 2010 yang sebesar Rp 450 miliar.Sebagian besar pembiayaan IBF saat ini mengalir ke produk alat berat milik sang induk dengan porsi 70%. Sisanya, tersebar ke merek lain. Tahun ini pendanaan Intan Baruprana bertumpu pada pinjaman perbankan dengan porsi 80%. Sisanya berasal dari dana kas internal. Dari total pinjaman perbankan sebesar Rp 800 miliar, sekitar 70% berasal dari bank syariah, seperti Bank Syariah Mandiri. Sisanya dari bank konvensional.Hingga Desember 2010, total aset yang Intan Baruprana mencapai Rp 500 miliar. Di 2011, multifinance ini menargetkan total aset akan meningkat hingga Rp 1,4 triliun. Sepanjang tahun 2010 Intan Baruprana memperoleh laba unaudited hingga Rp 6 miliar. Targetnya di 2011, Intan Baruprana akan memperoleh laba hingga empat kali lipat atau sekitar Rp 24 miliar. Di 2011 targetnya IBF akan menyalurkan pembiayaan untuk sekitar 800 unit. Rencana besar Intan Baruprana adalah penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO) di semester I-2012. "Masih corporate planning. Kami masih fokus meningkatkan penyaluran pembiayaan," kata Kurniawan Saktiaji, Head of Sales Intan Baruprana, kemarin (23/2).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: